Sunday, 9 June 2013

Apa itu Erasmus Mundus?


Dear sahabat maubeasiswa, bagi pengejar beasiswa yang ingin berkualiah ke Eropa pasti ga asing lagi dengan istilah Erasmus Mundus. Nah, Apa sih Erasmus Mundus itu? Kita lihat yuk!


Program Erasmus Mundus adalah sebuah program kerjasama dan mobilitas dalam bidang pendidikan tinggi yang bertujuan untuk mempromosikan Uni Eropa sebagai pusat keunggulan ilmu di dunia. Program Erasmus Mundus dibiayai oleh Uni Eropa dan terdiri atas Kegiatan 1 sampai dengan 3. Informasi selengkapnya mengenai ketiga kegiatan ini dapat dilihat di situs EACEA.

Halaman situs ini hanya mengulas skema Beasiswa Erasmus Mundus yang ditawarkan melalui Kegiatan 1 dan terbuka bagi mahasiswa/i dan akademisi asal negara-negara di luar Uni Eropa untuk studi di Eropa.

APA itu Beasiswa Erasmus Mundus?

Beasiswa Erasmus Mundus adalah bantuan hibah dari Uni Eropa yang bertujuan untuk mendorong dan membuka kesempatan kepada mahasiswa/i lulusan S1 yang memenuhi syarat dari negara-negara di luar Uni Eropa untuk mengikuti Program-program Magister Erasmus Mundus tertentu di Eropa dalam jangka waktu 1-2 tahun.

Tersedia pula dana untuk para akademisi guna melaksanakan tugas mengajar atau penelitian dan kegiatan ilmiah di lembaga-lembaga yang turut serta dalam Program-program Magister Erasmus Mundus untuk kurun waktu maksimum 3 bulan.

SIAPA yang dapat turut serta?

Mahasiswa/i:
  • Warga negara yang berasal dari negara-negara di luar Uni Eropa;
  • Tidak terdaftar sebagai penduduk di Negara Anggota Uni Eropa manapun;
  • Belum pernah melakukan kegiatan utamanya (kuliah, bekerja, dll) selama lebih dari 12 bulan dalam 5 tahun terakhir di Negara Anggota Uni Eropa manapun;
  • Telah menyelesaikan pendidikan tingkat S1. Bagi mereka yang telah mendapatkan gelar kesarjanaan pada tingkat akademik yang lebih tinggi juga dapat mendaftar pada Program Magister Erasmus Mundus, selama kriteria penerimaan untuk program tertentu memperbolehkannya;
  • Telah diterima atau telah terdaftar pada sebuah Program Magister Erasmus Mundus (lihat bagian tentang “BAGAIMANA cara mengajukan permohonan?”).
Akademisi:
  • Warga negara yang berasal dari negara-negara di luar Uni Eropa;
  • Bukan terdaftar sebagai penduduk di Negara Anggota Uni Eropa manapun;
  • Belum pernah melakukan kegiatan utamanya (kuliah, bekerja, dll) selama lebih dari 12 bulan dalam 5 tahun terakhir di Negara Anggota Uni Eropa manapun;
  • Memiliki pengalaman akademik dan/atau profesional yang sangat baik;
  • Akademisi dan tenaga profesional yang mengajar atau melakukan penelitian.

APA yang dimaksud dengan “warga negara dari negara-negara di luar Uni Eropa” (third-country national)?

 

“Warga negara dari negara-negara di luar Uni Eropa” adalah warga negara yang berasal dari semua negara selain dari:
  • 27 Negara Anggota Uni Eropa (Belgia, Bulgaria, Republik Ceko, Denmark, Jerman, Estonia, Irlandia, Yunani, Spanyol, Perancis, Italia, Siprus, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Hongaria, Malta, Belanda, Austria, Polandia, Portugal, Rumania, Slovenia, Slowakia, Finlandia, Swedia dan Kerajaan Inggris);
  • Negara-negara EEA-EFTA (Islandia, Liechtenstein dan Norwegia);
  • Turki, negara-negara Balkan barat (Albania, Bosnia-Herzegovina, Kroasia, Kosovo berdasarkan Resolusi DK PBB 1244/99, Republik Makedonia bekas Yugoslavia, Montenegro dan Serbia) atau Swiss.

APA yang dimaksud dengan Program Magister Erasmus Mundus?


APA saja nilai tambahnya?

 

  • Program-program Magister Erasmus Mundus merupakan program-program studi yang terpadu pada tingkat magister (tidak diperuntukkan bagi tingkat S1 dan S3) yang ditawarkan oleh Konsorsium Magister Erasmus Mundus;
  • Mahasiswa/i akan menjalani masa kuliah di sekurang-kurangnya 2 dari 3 lembaga pendidikan yang ikut serta dalam program ini yang terletak di 2 negara Eropa yang berbeda. Dalam suatu konsorsium yang minimum terdiri atas 3 universitas (A, B, C), maka mahasiswa/i akan menjalankan perkuliahan di universitas A+B, A+C, B+C atau A+B+C. Akademisi tidak diwajibkan, namun biasanya ditawarkan untuk melaksanakan sebagian dari pekerjaan ilmiah mereka di lembaga pendidikan kedua dalam konsorsium;
  • Program-program Magister Erasmus Mundus akan menghasilkan pemberian gelar kesarjanaan ganda atau bersama;
  • Sebuah Program Magister Erasmus Mundus terdiri atas 60 sampai dengan 120 kredit European Credit Transfer System (ECTS) pada tingkat magister yang memerlukan jangka waktu pendidikan selama 1 hingga 2 tahun akademik;
  • Program-program Magister Erasmus Mundus mencakup berbagai macam disiplin ilmu: ilmu pertanian dan kehutanan, ilmu bisnis dan manajemen, ilmu komunikasi dan informasi, pendidikan dan pengajaran, teknik dan teknologi, humaniora, hukum, dll.

APA yang dimaksud dengan Konsorsium Magister Erasmus Mundus?

 

Konsorsium Magister Mundus Masters adalah suatu kelompok yang terdiri atas sekurang-kurangnya 3 lembaga pendidikan tinggi dari 3 negara Eropa yang berbeda yang telah dipilih oleh Komisi Eropa untuk melaksanakan Program Magister Erasmus Mundus.

BERAPA nilai bantuan Beasiswa ini?

 

Beasiswa untuk mahasiswa/i diberikan selama jangka waktu Program Magister, dengan jangka waktu maksimum 2 tahun. Beasiswa adalah senilai € 24.000 per mahasiswa/i untuk program pendidikan 1 tahun (biaya perjalanan, biaya kuliah, tunjangan bulanan, akomodasi, dll) atau € 48.000 per mahasiswa/i untuk jangka waktu 2 tahun.

Tunjangan untuk para akademisi akan diberikan untuk periode 3 bulan, yaitu sebesar € 14.800 per orang (akomodasi, tunjangan bulanan, biaya perjalanan, dll.).

Beasiswa dibayarkan langsung kepada para penerima beasiswa melalui Konsorsium.

BAGAIMANA cara mengajukan permohonan?

 

Pengajuan permohonan untuk mengikuti Program Magister Erasmus Mundus dan mendapatkan Beasiswa Erasmus Mundus harus disampaikan langsung ke Konsorsium Magister Erasmus Mundus yang menawarkan program tertentu yang diminati. Surat permohonan tidak dapat diajukan ke Komisi Eropa.

Persyaratan khusus dan kriteria penerimaan (misalnya: hasil studi, kemampuan bahasa, dll) ditentukan oleh masing-masing Konsorsium. Persyaratan yang ditentukan antara satu konsorsium dengan konsorsium lainnya dapat saja berbeda.

Saat ini, terdapat 131 Program Magister Erasmus Mundus yang dapat dilihat pada situs ini atau dapat pula dicari melalui Google Search dengan cara mengetik: "Eramus Mundus List". Perlu diketahui bahwa setiap tahunnya, akan ada program-program Magister baru tambahan.

KAPAN batas waktu pengajuan permohonan?

 

Batas waktu pengajuan permohonan untuk masing-masing Program Magister berbeda dan ditentukan oleh Konsorsium. Batas waktu dapat berkisar dari awal bulan Desember hingga akhir bulan Januari. Silakan klik situs masing-masing Program Magister untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Tahun akademis Program Magister Erasmus Mundus biasanya dimulai antara bulan Agustus dan November.


APA beasiswa Erasmus Mundus dapat berlaku untuk program magister lainnya?

 

Tidak. Beasiswa Erasmus Mundus secara eksklusif ditujukan untuk Program-program Magister Erasmus Mundus. Dengan kata lain, beasiswa tersebut tidak berlaku untuk mahasiswa/i dan akademisi yang telah diterima oleh program magister lainnya di Eropa.

Akan tetapi, tidak semua mahasiswa/i yang diterima dalam Program Magister Erasmus Mundus akan menerima Beasiswa Erasmus Mundus. Masing-masing Konsorsium Magister Erasmus Mundus menentukan mahasiswa/i mana yang akan menerima beasiswa.

PANDUAN RINGKAS untuk mendaftar pada Program Magister Erasmus Mundus dan Beasiswa Erasmus Mundus:
1. Akses situs ini untuk melihat daftar Program-program Magister yang tersedia saat ini;
2. Pilih Program Magister Erasmus Mundus yang diminati dan klik situsnya untuk mendapatkan rincian tentang penjelasan tentang program, persyaratannya, proses pengajuan permohonan, formulir-formulir dan tenggat waktu.


BAGAIMANA proses seleksi dilaksanakan?

 

Konsorsium Magister Erasmus Mundus akan menyeleksi mahasiswa/i dan akademisi yang mengajukan permohonan berdasarkan atas Daftar Riwayat Hidup, prestasi studi dan akademik, motivasi, rekomendasi, kemampuan bahasa, dll
Konsorsium mengusulkan daftar pemohon yang lulus seleksi ke Kantor Pusat Komisi Eropa di Brussels untuk mendapatkan persetujuan terakhir

Konsorsium mengusulkan daftar pemohon yang lulus seleksi ke Kantor Pusat Komisi Eropa di Brussels untuk mendapatkan persetujuan terakhir
Konsorsium akan menyampaikan kepada para pemohon diterima atau tidaknya mereka dalam program pendidikan dan diberi atau tidaknya beasiswa (pemberitahuan tentang hasil penerimaan program pendidikan biasanya pada bulan Mei)

 

BAGAIMANA memperoleh informasi tambahan?

 

Sebelum menghubungi Komisi Eropa atau Delegasi Uni Eropa, Anda sangat dianjurkan untuk membaca Daftar Tanya Jawab (FAQ). Kemungkinan besar Anda akan menemukan jawaban untuk pertanyaan Anda di sana.

Untuk mendapatkan informasi yang tidak tersedia di situs tersebut di atas, silakan menghubungi: delegation-indonesia-erasmus-mundus@eeas.europa.eu
 
Selain itu, Anda juga dapat berkonsultasi langsung dengan para Alumni Erasmus Mundus melalui: http://emundus.wordpress.com dan http://indoem.info


Beasiswa Mizan Bagi Yang Mengerjakan Tugas Akhir


Dear sahabat maubeasiswa, kali ini maubeasiswa akan memberi info mengenai beasiswa yang menraik bagi kalian yang sedang mengerjakan tugas akhir berupa skripsi, tesis, maupun disertasi.



Dalam rangkaian ulang tahun Mizan ke-30 ini, Mizan kembali meluncurkan program Beasiswa Mizan. Program ini telah menjadi tradisi lama Mizan. Namun dalam beberapa tahun terakhir sempat vakum. Pada era 90-an, beasiswa Mizan menjadi daya tarik tersendiri para mahasiswa tingkat akhir. Mereka berlomba untuk mendapatkan beasiswa ini karena sedikitnya tiga alasan. Pertama, tugas akhir mereka berkesempatan dinilai oleh penerbit dan dewan juri. Kedua, mereka akan mendapat dana bantuan penelitian, dan yang terakhir, karya tulis mereka berkesempatan untuk diterbitkan. Ada kesan umum bahwa yang mendapat beasiswa mizan, pastilah skripsinya berbobot.

Seperti sejarah Mizan yang dilatarbelangi oleh semangat berpikir dan berkarya di kalangan mahasiwa, Mizan telah menaruh perhatian besar untuk mendorong gairah menghasilkan karya tulis berkualitas di kalangan kampus, salah satu carnya adalah dengan memberikan beasiswa.

Mizan percaya program beasiswa ini bisa menjadi pemantik munculnya, atau ditemukannya karya-karya genuine di kalangan mahasiswa. Mudah-mudahan dari beasiswa ini akan muncul Cak Nur, Amien Rais, Jalaludin Rakhmat, dan Amien Abdullah baru. Nama-nama yang saya sebutkan tadi sempat menjadi monumen kebangkitan intelektual islam indonesia yang dalam seri buku Mizan Khazanah Intelektual Muslim Indonesia pada tahun 80 dan 90-an.

Detail informasi dan Ketentuan:

-     Beasiswa ini akan diberikan kepada tiga kategori: S1 sebesar 18 juta, S2 sebesar 24 juta, S3 sebesar 30 juta
-    Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang tengah menyelesaikan tugas akhir, skripsi, tesis dan disertasi.
-    Peserta akan diminta untuk mengirimkan proposal skripsi, tesis, dan disertasinya.
-    Dewan redaksi Mizan akan melakukan seleksi awal, dari proposal terpilih kemudian akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari para pakar dan tokoh.
-    Para pemenang, memiliki kesempatan hasil karya tulisnya akan diterbitkan oleh Mizan.
-    Batas waktu hingga 30 Juni 2013

Untuk detail dan formulirnya bisa diisi di sini:



Thursday, 6 June 2013

Beberapa Beasiswa Luar Negeri


Dear sahabat maubeasiswa, ada banyak pilihan untuk kuliah dengan beasiswa di luar negeri. Nah, kali ini maaubeasiswa akan memberikan beberapa link-link detil beasiswa dari beberapa negara yang mungkin bisa kalian jadikan referensi untuk memilih program beasiswa.




AMERIKA SERIKAT

NEW ZEALAND
  • Berikut ini adalah website resmi ttg Beasiswa New Zealand Development Scholarship
    http://www.nzaid.govt.nz/scholarships/nzds.html
    New Zealand Development Scholarships (NZDS):
    The NZDS scheme covers tuition, orientation fees, economy fare travel, a basic living allowance with the provision for accommodation expenses (paid through study institutions). Assistance is also provided for some course-related and basic health care costs and a dependants allowance may be provided for students with courses of study 18 months or longer. The NZDS may be available for two categories of applicants:
    Public NZDS where applicants apply to or are nominated by the partner government; and/or
    Open NZDS apply directly to the New Zealand University of their choice or a diplomatic post or an external agency

BELGIA
SIKLUS – TAHUNAN
Directorate General for International Co-operation, the Flemish Interuniversity Council (V.L.I.R.) and the Committee for University Co-operation towards
Formulir lamaran tersedia: http://www.vlir.be . Juga lihat informasi: http://cud.ciuf.be/

INGGRIS

BELANDA

GERMAN
  • DAAD (www.daad.de)
  • KAAD (www.kaad.de) email: as1@kaad.de
  • Sumber Swasta – tersedia langsung di tiap universitas,juga bisa di lihat: http://www.ibidikbud.de Beasiswa penelitian dan S3 untuk Development Studies dan Kebijakan Lingkungan: tersedia di: http://www.zef.de
Lihat juga beasiswa Erasmus Mundus: http://www.europa.eu.int/comm/education/programmes/mundus/projects/index_en.html

SWEDIA DAN SWISS

NORWEGIA
Informasi lanjutan tentang universitas: http://siu.no/Norad

SINGAPURA
  • Nanyang Technological University www.ntu.edu.sg (Semua Jurusan, termasuk strategic studies, terrorism studies, political economy, etc)
  • National University of Singapore www.nus.edu.sg (Semua Jurusan)
  • Beasiswa ASEAN (penelitian & course work, dan ADB & World Bank)


FILIPINA DAN KOREA
KOREA
http://www.kofo.or.kr/english/program/fellowship/f1.html#03 (This program is intended for M.A.- or Ph.D.-level students majoring in Korean Studies at universities, &  covers living expenses and tuition costs for their graduate studies while enrolled at their home institution)


FORD FOUNDATION
Informasi lengkap di:  http://www.iief.or.id/scholarships.php?sID=1
http://www.iief.or.id/sponsors.php

ROTARY FOUNDATION
Informasi lengkap di:  http://www.iief.or.id/scholarships.php?sID=1
http://www.iief.or.id/sponsors.php



Sumber: Forum Akademia NTT

Thursday, 23 May 2013

Tips Persiapan Studi ke Inggris


Dear sahabat maubeasiswa, kali ini maubeasiswa ingin membagi tips yang dikutip dari kompas.com buat kalian yang ingin melanjutkan studi ke Inggris, yuk kita lihat ^^


Terdapat lebih dari 350 universitas di Inggris, yang masing-masing memiliki spesialisasi dan keunggulan pada bidang-bidang studi tertentu untuk dijadikan pilihan dan tujuan studi.

Beberapa langkah ini bisa dijadikan panduan untuk memilih Inggris sebagai negara tujuan studi kamu. Tidak sulit, tapi juga tak segampang yang kamu kira!

- Tentukan terlebih dahulu bidang studi yang ingin kamu ambil sesuai minat dan potensi di masa datang.

- Lakukan riset mengenai pilihan universitas yang ada dan kota tempat kamu akan menetap. Kemudian, sesuaikan hasil riset tersebut dengan kebutuhan kamu. Tentunya, akan sulit beradaptasi jika ternyata kamu membuat pilihan yang keliru.

- Untuk mendapatkan informasi bidang studi yang ada di Inggris, daftar universitas berikut syarat-syarat pendaftarannya bisa kamus akses di www.prospects.ac.uk (khusus Program S-2 dan S-3), www.ucas.com (untuk Program S-1), serta www.educationuk.org (untuk beragam informasi umum).

- Mendaftar sebaiknya sejak jauh-jauh hari karena prosesnya cukup panjang. Program perkuliahan biasanya dimulai di bulan September, tetapi pendaftarannya sudah bisa dilakukan sejak 1 (satu) tahun sebelumnya.

- Sebaiknya, kamu juga pun sudah menyiapkan semua persiapan nonteknis, mulai penentuan bidang studi, pencarian informasi universitas, hingga syarat-syarat pendaftaran agar tidak membuang waktu untuk kembali melakukan riset.

- Jangan lupa, perhatikan batas waktu aplikasi kamu. Beberapa bidang studi serta universitas seperti Cambridge dan Oxford kerap memberi batas waktu pendaftaran lebih cepat dibandingkan dengan universitas lainnya.

- Perhatikan juga syarat-syarat pendaftaran seperti nilai GPA, nilai IELTS atau TOEFL, serta pengalaman kerja jika diperlukan. Untuk masuk ke universitas terkemuka di Inggris, minimum GPA yang diminta adalah 3.0.

- Selain nilai akademik, salah satu syarat lainnya adalah nilai kemampuan Bahasa Inggris, baik menggunakan IELTS ataupun TOEFL, sehingga pastikan diri, bahwa kamu sudah memenuhi kualifikasi atau memiliki nilai minimum yang diperlukan saat mengajukan aplikasi. Untuk diketahui, rata-rata nilai IELTS yang dibutuhkan minimal 6.5 (TOEFL 575), tetapi pada beberapa bidang studi serta universitas tertentu ada juga yang memerlukan nilai IELTS minimal 7.0.

- Khusus syarat pengalaman kerja diperlukan apabila kamu ingin mengambil program MBA, yang rata-rata minimal 2 (dua) tahun pengalaman kerja.

- Finance/funding juga perlu diperhatikan. Pastikan, kamu mempunyai dana yang mencukupi untuk membiayai hidup kamu selama belajar di Inggris. Jangan sampai kegiatan belajar kamu terganggu hanya karena memikirkan biaya hidup.

- Biasanya, British Council selalu mengadakan pre-departure briefing untuk mempersiapkan para pelajar yang akan bersekolah di Inggris. Maka, pastikan kamu berada di sana untuk mendapatkan informasi mengenai belajar dan hidup di Inggris dari British Council dan para alumninya.

Melanjutkan Studi ke Inggris


Dear sahabat maubeasiswa, ingin melanjutkan studi ke Inggris, yuk kita lihat seperti apa sih situasi belajar di Inggris.

Inggris, atau The United Kingdom, merupakan salah satu negara maju di benua Eropa yang terus menerus berkembang.  UK merupakan tempat yang menyenangkan, modern, kosmopolitan, makmur dan progresif untuk tinggal, bekerja, maupun belajar. Standar mutu pendidikan di Inggris sangat digaransi oleh pemerintah, sehingga kualifikasi Inggris dikenal dan dihargai seluruh dunia dengan kualitas tinggi.

Mengapa memillih belajar di Inggris?

- Inggris dikenal sebagai salah satu pusat sejarah, kesenian, kebudayaan.

- Masyarakat Inggris bersifat multikultural

- Mutu pendidikan di tiap jenjang berkelas dunia yang diakui internasional

- Waktu studi yang singkat dibandingkan dengan negara lain, ini dikarenakan program yang lebih intensif 
sehingga lebih efisien dari segi waktu dan uang.

- Lingkungan belajar yang enerjik, kreatif, menarik dan menyenangkan

- Metode pengajaran dan pelatihan beragam yang tidak hanya mencakup penguasaan suatu materi, namun juga mendorong kemandirian siswa dalam pemikirannya.

- Asuransi kesehatan yang diberikan gratis bagi pelajar internasional.

- Biaya studi yang kompetitif

- Sebuah negara yang klasik punya banyak tempat menarik yang bisa dijadikan hiburan

- Kesempatan untuk berjalan mengelilingi negara lainnya di Eropa, dnegan biaya transportasi dan akomodasi yang khusus untuk pelajar.

Untuk melanjutkan studi di Inggris, kita memerlukan Sertifikat Penerimaan Belajar (Certificate of Acceptance of Studies/CAS) yang disediakan oleh lembaga pendidikan yang menjadi sponsor imigrasi kita. Sertifikat ini berisi informasi tentang data diri, sponsor, kuliah yang akan diambil, dan keuangan kita. Persyaratan-persyaratan lain untuk masuk ke Inggris kurang lebih sama; pengurusan visa, passport, konsultasi dengan agen pendidikan, juga ketentuan-ketentuan administrasi yang harus dibayarkan.

Inggris mempunyai banyak universitas dan perguruan tinggi yang diakui secara internasional.  Universitas-universitas tersebut memiliki mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai negara di dunia. Oleh karena itu, universitas-universitas tersebut bersifat multibudaya. Dan pemerintah inggris sangat bertoleransi terhadap keanekaragaman budaya, ras, atau agama. ditandai dengan tempat ibadah seluruh agama terbesar di dunia dapat  diakses dengan mudah.

Metode belajar akan bergantung pada jurusan yang diambil. Namun secara umum,  metode-metode tersebut akan seperti ini:
  1. Seminar (diskusi antara dosen dan mahasiswa)
  2. Tutorial (semacam bimbingan untuk mengerjakan tugas)
  3. Tugas praktik (laboratorium atau kuliah lapangan)
  4. Pelatihan di tempat kerja
  5. Penelitian mandiri
  6. Karya Tulis
  7. Ujian dan evaluasi
Biaya kuliah dan biaya hidup dapat dengan cepat meningkat. Kita harus mempertimbangkan biaya keseluruhan kuliah, lamanya akan tinggal di Inggris, biaya perjalanan, buku-buku, peralatan yg harus dibawa, dan biaya-biaya lainnya. Untuk biaya kuliah sendiri berkisar antara 5,000-10,000 poundsterling pertahunnya. 

Program undergraduate (S-1) di Inggris diselesaikan dalam waktu 3 (tiga) tahun. Tetapi, khusus untuk program S-1 Kedokteran memakan waktu 4-5 tahun. Sementara itu, program postgraduate (S-2) dapat diselesaikan hanya dalam waktu 1 (satu) tahun.

Pada umumnya, kuliah di bidang sains akan lebih mahal dibanding kuliah di bidang seni atau bisnis. Untuk menutupi biaya-biaya tersebut, sama halnya dengan studi di negara-negara lain, banyak tersedia part-time job atau lowongan kerja paruh waktu untuk mahasiswa. Biaya hidup di Inggris tergantung pada individu, karena sifatnya akan relatif. Namun untuk meminimalisir berbagai pengeluaran, kita bisa memanfaatkan sharing house atau tempat tinggal bersama dengan mahasiswa-mahasiswa luar lainnya, ataupun dengan membiasakan diri menggunakan transportasi umum sebisa mungkin.

Nah, sudah kebayangkan kalau belajar di Inggris bagaimana? Bagi yang ingin mengejar beasiswa ke Inggris, kalian bisa mencoba beasiswa Chevening yang setiap tahun diadakan oleh pemerintah Inggris. Beasiswa? Mau!!

Wednesday, 22 May 2013

Belajar ke Luar Negeri : University or College?


Dear sahabat maubesaiswa, bagi mereka yang akan melanjutkan pendidikan di luar negeri, mungkin akan dibuat sedikit bingung dengan istilah ‘university’ dan ‘college’. Keduanya sama-sama merupakan lembaga pendidikan tinggi yang ditempuh setelah jenjang SMA.

Secara umum, perbedaan university dan college yang paling mendasar terletak pada jenjang dan program studi yang ditawarkannya. University biasanya menyediakan jenjang dan program studi yang variatif. Jenjang dimulai dari diploma, S1, sampai jenjang post-graduate (S2 dan S3). Selain itu, university juga menawarkan berbagai macam program studi / jurusan di dalamnya.

Sementara itu, college menyediakan jenjang karier yang lebih terbatas dibanding university. Biasanya diploma saja, atau S1 saja. Atau bisa keduanya ada, namun biasanya tidak tersedia jenjang post-graduate setelah itu. Program studi / jurusan yang tersedia pun biasanya terdiri dari satu rumpun bidang saja. Misalnya, bidang sains saja, atau seni saja. Contoh: the Royal College of Art, the American College of Cardiology.

Selain perbedaan tersebut, sistem pengajarannya pun berbeda. Di university, kita akan banyak mempelajari materi secara detail, namun di college, materi hanya terbatas pada apa yang diperlukan untuk diaplikasikan ke dalam praktek kerja. Disinilah kemudian muncul istilah, ‘university is for higher learning while college is applied or practical learning‘.

University

-Mendapatkan gelar
-Minimum masa belajar 4 tahun.
-Pendidikan yang lebih tinggi
-Persyaratan masuk yang lebih sulit
-Biaya pendidikan yang lebih tinggi
-Ruang kelas lebih besar
-Mempersiapkan murid untuk edukasi yang lebih mendalam.

College

-Mendapat sertifikat diploma
-Masa belajar 1- 3 tahun
-Pelajaran praktek dan aplikasi
-Persyaratan masuk lebih mudah
-Biaya pendidikan yang lebih murah dan kesempatan kerja tambahan selama belajar
-Ruang kelas lebih kecil dan suasana lebih bersahabat
-Mempersiapkan murid untuk siap terjun ke dunia kerja.

Sudah jelas perbedaan antara university dan college, selanjutnya apa yang Anda ingin pilih ada di tangan Anda. Keduanya memiliki plus-minus masing-masing.

Setelah lulus dari college, Anda bisa melanjutkan studi Anda ke jenjang yang lebih tinggi misalnya S1 atau transfer. Anda hanya harus menempuh pendidikan di universitas selama 1 sampai 2 tahun saja. Oleh karena itu, Anda bisa menghemat pengeluaran untuk biaya kuliah di universitas itu sendiri.



Tuesday, 21 May 2013

SAT dan ACT untuk Kuliah di Amerika


Dear sahabat maubeasiswa, untuk melanjutkan pendidikan ke Amerika, selain harus melalui syarat-syarat standar seperti TOEFL atau IELTS, kita juga diharuskan untuk melalui tahap tes lagi, yaitu SAT atau ACT.

Lalu apakah yang dimaksud dengan SAT atau ACT itu sendiri?

Keduanya merupakan bentuk tes kemampuan akademis yang bertujuan untuk mengetahui selayak apakah seseorang untuk dapat mengikuti pendidikan di Amerika. Selain itu, tes tersebut juga menentukan kemampuan seseorang dalam  menganalisis dan memecahkan suatu masalah.

Sebenarnya SAT dan ACT merupakan jenis tes yang sama. Namun, terdapat perbedaan dalam segi teknis. Oleh karena itu, disini akan sedikit diulas mengenai teknis dari kedua tes tersebut. Soal memilih dan menentukan mana yang lebih mudah atau lebih sulit, itu kembali pada kemampuan masing-masing.

SAT

- SAT terdiri dari 3 sesi tes, yakni: Critical Reading, Mathematics, dan Writing.

- Dalam sesi writing, materi yg diuji adalah grammar, vocabulary, usage, dan diction (pilihan kata).

- Dalam sesi Mathematics, yg diuji adalah number&operations, algebra&functions, geometry, statistics, probability, and data analysis.

- Dalam sesi Critical Reading, yg diuji adalah critical reading dan sentence-level reading.

- SAT cenderung berlaku di northeast (Toronto, Boston, Chicago, New York, Washington) , westcoast (San Fransisco, Denver, Los Angeles, Seattle, San Diego, dll)  dan eastcoast America (Philadelphia, New Jersey, Massachusetts, New York, dll.)

- Tes SAT tidak semuanya merupakan pilihan ganda/multiple choice.

- Dalam sistem penilaian skor SAT, jawaban salah dinilai minus.

(sat.collegeboard.org)



ACT

- ACT terdiri dari English 25%, Mathematics 25%, Reading 25%, Science Reasoning 25%.

- Penilaian skor ACT adalah berdasarkan jawaban yang benar, jawaban salah tidak dinilai minus.

- Dalam sesi Mathematics, trigonometri menjadi salah satu materinya.

- Multiple choice test.

- ACT banyak digunakan di Canada dan Midwest Amerika: Illinois, Iowa, Wisconsin, Kansas, Missouri, and Minnesota.

- Dalam sesi English, yg diuji adalah usage/mechanics dan rethorical skills.

- Dalam sesi Mathematics, yg diuji adalah algebra, geometry, dan trigonometry.(kalkulator diizinkan pemakaiannya).

- Dalam sesi Reading, yg diuji adalah kemampuan pemahaman membaca (reading comprehension), dimana jenis-jenis teks yg diberikan adalah prose fiction (short story atau potongan novel),  social science, humanities, dan natural science.

- Dalam sesi science reasoning , terdapat 7 teks yg diikuti 5-7 pertanyaan/teks, 3 teks berbentuk Data Representation dgn 5 pertanyaan/teks, 3 teks berbentuk Research Summary  dgn 6 pertanyaan/teks, dan satu teks berupa ‘Conflicting Viewpoints‘ dgn 7 pertanyaan/teks.

Berbeda dengan TOEFL atau IELTS, SAT dan ACT ini keseluruhan tesnya berupa soal tertulis, tidak ada sesi listening ataupun speaking. Dan materinya pun sudah sangat jelas bahwa tidak hanya kemampuan bahasa Inggris yg diuji, namun Matematika dan Sains juga.

Jika berencana utk sekolah atau kuliah di luar negeri,  wajib mengambil tes SAT atau ACT tersebut. Dan untuk memenuhi skor ideal, mungkin dibutuhkan sedikit kesabaran. Oleh karena itu, sebelum mengambil tes, akan sangat efektif jika Anda mengikuti Preparation Class-nya. Preparation Class ini bertujuan utk mempersiapkan kematangan dan sebagai proses latihan agar mampu mengerjakan soal SAT atau ACT pada saat tes sesungguhnya nanti, dan pada akhirnya skor ideal pun dapat dicapai.