Showing posts with label TOEFL. Show all posts
Showing posts with label TOEFL. Show all posts

Monday, 17 June 2013

10 Beasiswa Luar Negeri Favorit


Dear sahabat maubeasiswa, kali ini akan dibahas 10 beasiswa luar negeri favorit yang setiap tahunnya diadakan dan diikuti oleh banyak orang baik dari Indonesia maupun dunia. Yuk kita lihat! ^^


Sejumlah program beasiswa luar negeri punya reputasi global. Ribuan hingga puluhan ribu mahasiswa mancanegara setiap tahun. Beasiswa tersebut menjadi primadona karena fasilitas yang disiapkan oleh sponsor. Umumnya, mereka sudah menanggung biaya kuliah, uang saku bulanan, asuransi kesehatan, hingga tempat tinggal. Penerima beasiswa nyaris tak mengeluarkan uang sepersen pun untuk studi. Bahkan, sebelum berangkat ke negara tujuan hingga sekembalinya, tiket pesawat sudah ditanggung.

Beasiswa-beasiswa populer tersebut ditawarkan oleh berbagai donatur. Ada yang ditawarkan melalui konsorsium sejumlah negara, lembaga pemerintah, yayasan, atau organisasi non profit. Beasiswa ini tersebar di sejumlah negara. Sebagian besar berada di benua Eropa, Amerika, dan Australia. Mahasiswa yang memiliki prestasi, berbakat, dan punya jiwa kepemimpinan selalu jadi pertimbangan.


Beasiswa Fulbright



Beasiswa Fulbright menjadi salah satu beasiswa luar negeri dengan reputasi global. Beasiswa Pemerintah Amerika Serikat ini ditawarkan ke 155 negara dengan sekitar 7.500 beasiswa dialokasikan setiap tahunnya. Selain ditujukan bagi pelajar mancanegara, Fulbright juga disiapkan bagi warga AS. Sudah 294 ribu tercatat sebagai alumni penerima Fulbright.

Di Indonesia, beasiswa Fulbright dikelola melalui AMINEF, lembaga yang mengurusi kerjasama pertukaran pelajar AS – Indonesia. Beasiswa Fulbright ditawarkan dalam berbagai jenis, di antaranya /Fulbright
Master of Science & Technology Initiative Degree Program/ /Fulbright-DIKTI Master’s Degree Program/, /Fulbright Presidential Scholarship/, /Fulbright-Freeport Master’s Degree Program/, dan beberapa
jenis lain.

Kelebihan beasiswa Fulbright, penerima beasiswa diberi kesempatan untuk melanjutkan kuliah di berbagai kampus ternama di AS. Peluang ini sangat terbuka bagi Anda yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 atau S3. Selain menanggung biaya kuliah, Fubright juga menyiapkan tunjangan buku, uang saku bulanan, tiket pesawat, dan asuransi kesehatan.


Beasiswa Erasmus Mundus 


Jika Anda memburu beasiswa untuk kuliah di Eropa, beasiswa Erasmus Mundus layak menjadi pertimbangan. Beasiswa ini dikelola dengan dana besar karena melibatkan konsorsium sejumlah negara. Sekitar 27 negara di Eropa ikut serta. Pada periode 2009-2013, ada 5.300 beasiswa S2 ditawarkan Erasmus Mundus dan 440 beasiswa disediakan untuk studi S3.

Erasmus Mundus sendiri merupakan ajang promosi untuk memperkenalkan negara-negara di Eropa bagi masyarakat luar. Ratusan jenis beasiswa ditawarkan melalui konsorsium yang sudah dibentuk. Selain menanggung biaya kuliah di Eropa, beasiswa Erasmus Mundus juga menanggung biaya hidup, tempat tinggal, asuransi, dan biaya perjalanan.


Beasiswa DAAD



Seperti halnya Amerika Serikat, Jerman menjadi salah satu tujuan utama studi mahasiswa belahan dunia. Kredibilitas pendidikan di negeri ini tak disanksikan lagi. Sederet nama orang berpengaruh dunia merupakan jebolan dari Jerman, sebut saja mantan Presiden RI BJ Habibie.

Bagi Anda yang ingin melanjutkan studi di Jerman, penawaran beasiswa DAAD bisa menjadi solusi. Beasiswa ini ditawarkan bagi mahasiswa internasional dan profesional muda dari sejumlah negara
berkembang, baik di kawasan Afrika, Asia, Amerika Selatan dan Tengah, serta Eropa Timur. Setiap tahun beasiswa DAAD rutin digulirkan. Penerima beasiswa akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah, biaya perjalanan, asuransi kesehatan, dan tunjangan lain. Setiap tahun sekitar 70.000 beasiswa diberikan.


Beasiswa Chevening 



Salah satu beasiswa luar negeri yang populer di Eropa adalah beasiswa Chevening. Beasiswa ini ditawarkan Pemerintah Inggris bagi mahasiswa internasional melalui pendanaan /Foreign and Commonwealth
Office/ (FCO). Beasiswa Chevening ditawarkan sejak 1983 dan saat ini melayani 116 negara di seluruh dunia (di luar AS dan Uni Eropa) . Setiap tahun sekitar 700 beasiswa diberikan dan memiliki lebih 41 ribu alumni.

Beasiswa Chevening khusus menjaring individu-individu berbakat yang memiliki potensi kepemimpinan. Selain menanggung biaya kuliah master, penerima beasiswa juga memperoleh tiket perjalanan, biaya penyusunan tesis, tunjangan hidup, dan uang saku bulanan sekitar £ 917 - £ 1.134 poundsterling. Khusus Indonesia, sekitar 25 beasiswa disediakan di 2013 dan kemungkinan bertambah di tahun mendatang.


Beasiswa ADS


Australian Development Scholarship (ADS) merupakan beasiswa yang ditawarkan Pemerintah Australia khusus negara berkembang. Kini beasiswa ADS berganti nama Australia Awards Scholarship (AAS). Beasiswa ini terbuka bagi mahasiswa asal Indonesia, Asia Timur, Afrika Utara, Timur Tengah, Amerika Latin, Pasifik, termasuk Asia Selatan dan Papua Nugini. Beasiswa ADS dikelola oleh AusAID dan telah berdiri sejak 1950.

Di Indonesia, beasiswa ADS ditawarkan untuk level studi S2 dan S3 dengan pilihan kuliah di sejumlah universitas Australia. Penerima beasiswa akan mendapatkan tanggungan biaya kuliah, tunjangan hidup, pelatihan bahasa Inggris, asuransi kesehatan, tempat tinggal, tiket perjalanan, dan beberapa fasilitas lain. Beasiswa ADS rutin diberikan setiap tahun, dan Indonesia menjadi salah satu prioritas bagi mereka.  


Beasiswa Eiffel 



Kuliah di Perancis bukan hal mustahil Anda wujudkan. Beasiswa Eiffel menjadi salah satu jalan menggapai impian ke sana. Seperti halnya DAAD, beasiswa Eiffel menawarkan kesempatan studi S2 dan S3 di sejumlah universitas di Perancis. Pelamar yang berhasil akan mendapatkan tunjangan bulanan 1.000 - 1.400 euro, tiket perjalanan, asuransi kesehatan, dan tunjangan akomodasi. Biaya hanya dikeluarkan ketika melakukan pendaftaran di universitas yang dituju. Sementara biaya kuliah, Pemerintah Perancis memberikan bantuan sekitar 10.000 euro, baik warga Prancis maupun asing. Biaya kuliah di Perancis sendiri terbilang murah, sehingga banyak di antara mereka yang tidak mempermasalahkannya.


Beasiswa Gates Cambridge 



Gates Cambridge Scholarship adalah program beasiswa Bill and Melinda Gates Foundation yang ditujukan bagi Universitas Cambridge Inggris. Beasiswa ini sangat prestisius karena menjaring orang-orang brilian dari
seluruh dunia dengan kompetisi begitu ketat. Lebih dari 4.000 pelamar yang mendaftar ke beasiswa ini setiap tahun. Kuota beasiswa yang disiapkan sekitar 90 per tahun.

Keuntungan bagi Anda yang memperoleh beasiswa Gates Cambridge di antaranya mendapat tanggungan
biaya kuliah, tunjangan sebesar £ 13.000 poundsterling, tiket pesawat, tunjangan keluarga, dan kebutuhan lainnya. Beasiswa ini mencari pelamar dengan prestasi brilian, memiliki jiwa kepemimpinan, dan punya komitmen terhadap kehidupan sosial. Mungkin Anda salah satunya?


Beasiswa NFP 



Anda yang sudah memiliki pengalaman kerja sekurangnya tiga tahun dan ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri, /Netherlands Fellowship Programmes/ (NFP) bisa menjadi jawaban. Beasiswa pemerintah Belanda ini membuka kesempatan bagi para profesional untuk mengambil studi di negeri
kincir angin itu, seperti kursus singkat, kuliah S2 (master), atau studi S3 (PhD). Beasiswa NFP tergolong kompetitif karena kesempatan ini dibuka bagi 62 negara, sehingga harus bersaing ketat. Bila terpilih, semua tunjangan sudah menunggu, seperti biaya kuliah, biaya hidup, visa, tiket perjalanan, asuransi kesehatan, dan biaya riset.



Beasiswa Monbukagakusho 


Beasiswa Monbukagakusho bisa menjadi solusi bagi yang berminat melanjutkan studi ke Jepang. Setiap tahun beasiswa pemerintah Jepang  ini ditawarkan melalui masing-masing kedutaan, atau berdasarkan rekomendasi universitas di Jepang semisal pertukaran mahasiswa. Beasiswa Monbukagakusho memiliki
alumni hingga 92.000 yang tersebar di 160 negara. Setiap tahun ribuan mahasiswa asing kuliah di Jepang melalui beasiswa Monbukagakusho.

Beasiswa Monbukagakusho menawarkan sekitar tujuh jenis beasiswa setiap tahun. Lima di antaranya, /research students/, teacher training students/, /undergraduate university students/, /Japanese studies
students/, dan /college of technology students/. Bagi para pemenang beasiswa mereka mendapatkan tanggungan biaya kuliah di Jepang, tiket pesawat PP, biaya masuk ke universitas, serta uang saku bulanan sekitar 143 ribu yen.


Endeavour Awards


Endeavour Awards merupakan salah satu beasiswa pemerintah Australia dengan persaingan kompetitif. Peluang beasiswa ini dibuka bagi warganegara di kawasan Asia-Pasifik, Timur Tengah, Eropa, dan Amerika.
Beberapa jenis beasiswa yang ditawarkan di antaranya, /Endeavour Postgraduate Awards/, /Prime Minister’s Australia Incoming Postgraduate Award/, /Endeavour Research Fellowship/, /Endeavour Vocational Education and Training Award/, dan /Endeavour Executive Award/.

Khusus pemenang Endeavour Postgraduate Award akan menerima tunjangan kuliah, biaya hidup, asuransi kesesahatan, dan tiket perjalanan. Total nilai beasiswa $AUD 118.000 untuk master dan $AUD 228.000 untuk doktor (PhD). Sedangkan beasiswa Prime Minister’s Australia Asia Incoming Postgraduate Award yang tersedia untuk studi PhD diberikan hingga $AUD 263.500.


Nah, beasiswa mana yang sahabat maubeasiswa inginkan? ^^

Thursday, 23 May 2013

Melanjutkan Studi ke Inggris


Dear sahabat maubeasiswa, ingin melanjutkan studi ke Inggris, yuk kita lihat seperti apa sih situasi belajar di Inggris.

Inggris, atau The United Kingdom, merupakan salah satu negara maju di benua Eropa yang terus menerus berkembang.  UK merupakan tempat yang menyenangkan, modern, kosmopolitan, makmur dan progresif untuk tinggal, bekerja, maupun belajar. Standar mutu pendidikan di Inggris sangat digaransi oleh pemerintah, sehingga kualifikasi Inggris dikenal dan dihargai seluruh dunia dengan kualitas tinggi.

Mengapa memillih belajar di Inggris?

- Inggris dikenal sebagai salah satu pusat sejarah, kesenian, kebudayaan.

- Masyarakat Inggris bersifat multikultural

- Mutu pendidikan di tiap jenjang berkelas dunia yang diakui internasional

- Waktu studi yang singkat dibandingkan dengan negara lain, ini dikarenakan program yang lebih intensif 
sehingga lebih efisien dari segi waktu dan uang.

- Lingkungan belajar yang enerjik, kreatif, menarik dan menyenangkan

- Metode pengajaran dan pelatihan beragam yang tidak hanya mencakup penguasaan suatu materi, namun juga mendorong kemandirian siswa dalam pemikirannya.

- Asuransi kesehatan yang diberikan gratis bagi pelajar internasional.

- Biaya studi yang kompetitif

- Sebuah negara yang klasik punya banyak tempat menarik yang bisa dijadikan hiburan

- Kesempatan untuk berjalan mengelilingi negara lainnya di Eropa, dnegan biaya transportasi dan akomodasi yang khusus untuk pelajar.

Untuk melanjutkan studi di Inggris, kita memerlukan Sertifikat Penerimaan Belajar (Certificate of Acceptance of Studies/CAS) yang disediakan oleh lembaga pendidikan yang menjadi sponsor imigrasi kita. Sertifikat ini berisi informasi tentang data diri, sponsor, kuliah yang akan diambil, dan keuangan kita. Persyaratan-persyaratan lain untuk masuk ke Inggris kurang lebih sama; pengurusan visa, passport, konsultasi dengan agen pendidikan, juga ketentuan-ketentuan administrasi yang harus dibayarkan.

Inggris mempunyai banyak universitas dan perguruan tinggi yang diakui secara internasional.  Universitas-universitas tersebut memiliki mahasiswa-mahasiswa yang datang dari berbagai negara di dunia. Oleh karena itu, universitas-universitas tersebut bersifat multibudaya. Dan pemerintah inggris sangat bertoleransi terhadap keanekaragaman budaya, ras, atau agama. ditandai dengan tempat ibadah seluruh agama terbesar di dunia dapat  diakses dengan mudah.

Metode belajar akan bergantung pada jurusan yang diambil. Namun secara umum,  metode-metode tersebut akan seperti ini:
  1. Seminar (diskusi antara dosen dan mahasiswa)
  2. Tutorial (semacam bimbingan untuk mengerjakan tugas)
  3. Tugas praktik (laboratorium atau kuliah lapangan)
  4. Pelatihan di tempat kerja
  5. Penelitian mandiri
  6. Karya Tulis
  7. Ujian dan evaluasi
Biaya kuliah dan biaya hidup dapat dengan cepat meningkat. Kita harus mempertimbangkan biaya keseluruhan kuliah, lamanya akan tinggal di Inggris, biaya perjalanan, buku-buku, peralatan yg harus dibawa, dan biaya-biaya lainnya. Untuk biaya kuliah sendiri berkisar antara 5,000-10,000 poundsterling pertahunnya. 

Program undergraduate (S-1) di Inggris diselesaikan dalam waktu 3 (tiga) tahun. Tetapi, khusus untuk program S-1 Kedokteran memakan waktu 4-5 tahun. Sementara itu, program postgraduate (S-2) dapat diselesaikan hanya dalam waktu 1 (satu) tahun.

Pada umumnya, kuliah di bidang sains akan lebih mahal dibanding kuliah di bidang seni atau bisnis. Untuk menutupi biaya-biaya tersebut, sama halnya dengan studi di negara-negara lain, banyak tersedia part-time job atau lowongan kerja paruh waktu untuk mahasiswa. Biaya hidup di Inggris tergantung pada individu, karena sifatnya akan relatif. Namun untuk meminimalisir berbagai pengeluaran, kita bisa memanfaatkan sharing house atau tempat tinggal bersama dengan mahasiswa-mahasiswa luar lainnya, ataupun dengan membiasakan diri menggunakan transportasi umum sebisa mungkin.

Nah, sudah kebayangkan kalau belajar di Inggris bagaimana? Bagi yang ingin mengejar beasiswa ke Inggris, kalian bisa mencoba beasiswa Chevening yang setiap tahun diadakan oleh pemerintah Inggris. Beasiswa? Mau!!

Tuesday, 21 May 2013

SAT dan ACT untuk Kuliah di Amerika


Dear sahabat maubeasiswa, untuk melanjutkan pendidikan ke Amerika, selain harus melalui syarat-syarat standar seperti TOEFL atau IELTS, kita juga diharuskan untuk melalui tahap tes lagi, yaitu SAT atau ACT.

Lalu apakah yang dimaksud dengan SAT atau ACT itu sendiri?

Keduanya merupakan bentuk tes kemampuan akademis yang bertujuan untuk mengetahui selayak apakah seseorang untuk dapat mengikuti pendidikan di Amerika. Selain itu, tes tersebut juga menentukan kemampuan seseorang dalam  menganalisis dan memecahkan suatu masalah.

Sebenarnya SAT dan ACT merupakan jenis tes yang sama. Namun, terdapat perbedaan dalam segi teknis. Oleh karena itu, disini akan sedikit diulas mengenai teknis dari kedua tes tersebut. Soal memilih dan menentukan mana yang lebih mudah atau lebih sulit, itu kembali pada kemampuan masing-masing.

SAT

- SAT terdiri dari 3 sesi tes, yakni: Critical Reading, Mathematics, dan Writing.

- Dalam sesi writing, materi yg diuji adalah grammar, vocabulary, usage, dan diction (pilihan kata).

- Dalam sesi Mathematics, yg diuji adalah number&operations, algebra&functions, geometry, statistics, probability, and data analysis.

- Dalam sesi Critical Reading, yg diuji adalah critical reading dan sentence-level reading.

- SAT cenderung berlaku di northeast (Toronto, Boston, Chicago, New York, Washington) , westcoast (San Fransisco, Denver, Los Angeles, Seattle, San Diego, dll)  dan eastcoast America (Philadelphia, New Jersey, Massachusetts, New York, dll.)

- Tes SAT tidak semuanya merupakan pilihan ganda/multiple choice.

- Dalam sistem penilaian skor SAT, jawaban salah dinilai minus.

(sat.collegeboard.org)



ACT

- ACT terdiri dari English 25%, Mathematics 25%, Reading 25%, Science Reasoning 25%.

- Penilaian skor ACT adalah berdasarkan jawaban yang benar, jawaban salah tidak dinilai minus.

- Dalam sesi Mathematics, trigonometri menjadi salah satu materinya.

- Multiple choice test.

- ACT banyak digunakan di Canada dan Midwest Amerika: Illinois, Iowa, Wisconsin, Kansas, Missouri, and Minnesota.

- Dalam sesi English, yg diuji adalah usage/mechanics dan rethorical skills.

- Dalam sesi Mathematics, yg diuji adalah algebra, geometry, dan trigonometry.(kalkulator diizinkan pemakaiannya).

- Dalam sesi Reading, yg diuji adalah kemampuan pemahaman membaca (reading comprehension), dimana jenis-jenis teks yg diberikan adalah prose fiction (short story atau potongan novel),  social science, humanities, dan natural science.

- Dalam sesi science reasoning , terdapat 7 teks yg diikuti 5-7 pertanyaan/teks, 3 teks berbentuk Data Representation dgn 5 pertanyaan/teks, 3 teks berbentuk Research Summary  dgn 6 pertanyaan/teks, dan satu teks berupa ‘Conflicting Viewpoints‘ dgn 7 pertanyaan/teks.

Berbeda dengan TOEFL atau IELTS, SAT dan ACT ini keseluruhan tesnya berupa soal tertulis, tidak ada sesi listening ataupun speaking. Dan materinya pun sudah sangat jelas bahwa tidak hanya kemampuan bahasa Inggris yg diuji, namun Matematika dan Sains juga.

Jika berencana utk sekolah atau kuliah di luar negeri,  wajib mengambil tes SAT atau ACT tersebut. Dan untuk memenuhi skor ideal, mungkin dibutuhkan sedikit kesabaran. Oleh karena itu, sebelum mengambil tes, akan sangat efektif jika Anda mengikuti Preparation Class-nya. Preparation Class ini bertujuan utk mempersiapkan kematangan dan sebagai proses latihan agar mampu mengerjakan soal SAT atau ACT pada saat tes sesungguhnya nanti, dan pada akhirnya skor ideal pun dapat dicapai.


Thursday, 2 May 2013

Tips + cara Mendaftar TOEFL


Dear sahabat maubeasiswa yang masih bingung bagaimana mendaftar tes TOEFL, berikut langkah2 dan tispnya yang bersumber dari: www.masterstudies.co.id. yuk kita lihat:

Pendaftaran untuk TOEFL iBT (Internet-Based Test)

Ada empat cara yang berbeda untuk mendaftar tes TOEFL iBT:

  1. Pendaftaran Online
    • Untuk pendaftaran online iBT TOEFL Anda akan perlu mendapatkan TOEFL iBT Registrasi Buletin . Anda dapat mendownload secara gratis atau memesan salinan cetak dari buletin pendaftaran iBT TOEFL.
    • Anda dapat membayar dengan kredit sebagai berikut / kartu debit: VISA ®, American Express ®, MasterCard ®, JCB ® atau Temukan ®, atau dengan voucher pendaftaran dari iBT TOEFL lokal Resource Centre. Jika Anda memiliki rekening bank di Amerika Serikat, Anda juga dapat menggunakan cek elektronik sebagai metode pembayaran.
  2. Pendaftaran melalui telepon
    • Di Amerika Serikat, wilayah Amerika Serikat dan di Kanada, hubungi: 1-443-751-4862 atau 1-800-468-6335. Untuk lokasi lainnya, memeriksa pendaftaran iBT TOEFL untuk pusat pendaftaran lokal Anda.
    • Cara pembayaran adalah sama seperti untuk pendaftaran iBT TOEFL online.
  3. Pendaftaran melalui pos
    • Dalam rangka untuk mendaftar tes TOEFL iBT oleh mail, Anda perlu mendownload formulir pendaftaran TOEFL. Mengisi formulir dan mengirimkannya bersama dengan pembayaran Anda ke alamat yang tertera pada form atau pusat pendaftaran lokal Anda.
    • ETS harus menerima formulir Anda terbaru empat minggu sebelum tanggal tes Anda.
    • Jika Anda tidak menerima konfirmasi apapun, Anda perlu menghubungi lokasi dari mana Anda mengirimkan dokumen Anda. Anda dapat melakukan hal ini sampai 3 hari kerja sebelum tenggat waktu pendaftaran Anda.
  4. Pendaftaran secara pribadi di TOEFL iBT Test Resource Centre
    Di beberapa daerah dimungkinkan untuk membeli voucher untuk pendaftaran ulang dengan mata uang lokal dan / atau mendaftarkan diri pada TOEFL iBT Test Resource Centre.




Pendaftaran untuk TOEFL PBT (Paper Based Test)

TOEFL ® PBT ditawarkan enam kali dalam setahun. Anda dapat memperoleh TOEFL PBT Registrasi Buletin lokal atau memesan salinan cetak dari buletin online (pengiriman luar USA bisa memakan waktu hingga delapan minggu).

Ada dua cara untuk mendaftar untuk tes TOEFL PBT:

  1. Pendaftaran Online

    Jika Anda memiliki VISA, American Express, Discover JSB atau kredit / kartu debit, Anda dapat mendaftar secara online di sini . Silakan cek situs web TOEFL untuk melihat apakah ada pembatasan metode pembayaran untuk lokasi Anda.
  2. Pendaftaran melalui pos
    Untuk metode pendaftaran anda harus mengisi dan mengirimkan formulir pendaftaran TOEFL dengan biaya sesuai dengan alamat yang tercantum di formulir.

    Hal ini tidak mungkin untuk mendaftar untuk tes TOEFL PBT oleh: telepon, e-mail, fax atau surat pribadi.




Informasi penting tentang pendaftaran TOEFL:

  • Pastikan untuk mendaftar awal: pusat uji cepat penuh.
  • Walk-dalam pendaftaran di pusat tes TOEFL tidak diperbolehkan.
  • Hal ini sangat penting bahwa Anda mengeja nama anda persis seperti yang muncul di dokumen identifikasi Anda akan membawa Anda pada hari tes.
  • Anda dapat mendaftarkan sampai 7 hari sebelum tanggal tes Anda.
  • Akhir pendaftaran ditutup 3 hari sebelum tanggal pengujian dan memiliki biaya tambahan sebesar US $ 35.
  • Setelah Anda telah mengirimkan formulir pendaftaran TOEFL Anda, hal ini belum mungkin untuk membatalkan pendaftaran atau meminta tanggal ujian berbeda. Jika Anda memutuskan untuk tidak mengikuti tes, dan tidak ingin mendaftar untuk tes tanggal lain, Anda dapat meminta pengembalian dana parsial.
  • Ketika mendaftar ke perguruan tinggi atau universitas, gunakan nama yang sama dan ejaan nama Anda pada aplikasi Anda.
  • Biaya untuk tes TOEFL iBT tergantung pada lokasi pengujian dan bervariasi antara $ 160 dan $ 225. Mengambil tes TOEFL PBT biaya $ 160.

Tips:

Yang perlu diperhatikan, hasil tes akan keluar online (di akun TOEFL iBT yang dibuat saat pendaftaran) kira-kira 10 hari setelah tes. Lebih jelasnya, klik disini.

Oleh karena itu, perhitungkan waktu kapan nilainya diperlukan. Untuk pengiriman ke universitas yang dituju pun, baru akan dikirim kira-kira maksimal 13 hari setelah tes (maksimal 3 hari setelah hasil tes keluar). Dan, hasil tes untuk pribadi (yang dikirim ke rumah) bisa sampai 2 bulan setelah hasil tes keluar.


TOEFL IBT sendiri berlaku untuk masa 2 tahun. ayo, bagi sahabat maubeasiswa yang mau melanjutkan kuliah ke luar negeri, penting loh tes TOEFL dan yang pastinya juga penting untuk mendapatkan nilai di atas 550! Ayo perdalam bahasa Inggris kalian dan pantang menyerah! Berjuaang!


Wednesday, 1 May 2013

Apa itu TOEFL?


Dear sahabat maubeasiswa, TOEFL atau Test Of English as a Foreign Language adalah Test Bahasa Inggris sebagai bahasa asing, yang diorganisir oleh sebuah lembaga di Amerika Serikat yang bernama ETS (Educational Testing Service).
 
Pada awalnya, TOEFL diperlukan bagi para pelajar di negara-negara yang bahasa utamanya bukan bahasa Inggris, tetapi ingin melanjutkan studi ke negara-negara yang bahasa resminya adalah bahasa Inggris, seperti Amerika Serikat, Kanada, dan negara-negara Eropa Barat. 

Ini diperlukan untuk memastikan bahwa siswa-siswa dari negara berbahasa non-bahasa Inggris tersebut dapat mengikuti perkuliahan di negara berbahasa Inggris dengan baik. Antara lain untuk :

  • Memastikan bahwa mahasiswa tersebut memahami uraian yang diberikan dosen dalam bahasa Inggris (listening skill).
  • Mahasiswa memahami buku-buku textbook yang diwajibkan (reading skill).
  • Mahasiswa mampu membuat tulisan ilmiah dengan tatabahasa yang benar (writing & grammar skill).
Untuk dapat diterima di negara-negara barat, calon mahasiswa haruslah memiliki TOEFL score minimal 500 (Eropa), bahkan untuk di Amerika Serikat, TOEFL score yang disyaratkan adalah 550. 


PERLUASAN PENGGUNAAN TOEFL

Seiring perkembangan zaman, bahkan negara-negara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris, seperti Jepang, Korea, India, Malaysia, Indonesia, dll mensyaratkan TOEFL Score tertentu bagi calon mahasiswanya, baik yang datang dari dalam negeri, apalagi jika berasal dari luar negeri. Di Indonesia, TOEFL bahkan digunakan juga untuk :

  • Persyaratan bagi penerimaan karyawan baru di instansi pemerintah, perusahaan pemerintah dan swasta.
  • Syarat penerimaan mahasiswa baru untuk jenjang S2 dan S3.
  • Syarat pengajuan beasiswa, baik dari pemerintah maupun swasta.

PERKEMBANGAN TOEFL

TOEFL sendiri sudah beberapa kali mengalami penyempurnaan oleh lembaga penyelenggaranya, ETS. Bentuk-bentuk TOEFL Test yang pernah diperkenalkan ke publik yaitu :

  1. TOEFL Paper Based Test
    Terdiri atas 3 section : Listening, Structure, and Reading
    Maximum Score : 677

  2. TOEFL Computer Based Test
    Terdiri dari 4 Section : Listening, Structure, Reading, Writing
    Maximum Score : 300

  3. TOEFL Internet Based Test
    Terdiri dari 4 section : Listening, Reading, Writing, Speaking.
    Maximum score : 120.

Meskipun resminya, sejak TOEFL Internet Based Test diperkenalkan di seluruh dunia, maka jenis sebelumnya tidak berlaku lagi, tetapi kenyataannya sampai saat ini, TOEFL Paper Based Test masih digunakan secara luas di berbagai lembaga pendidikan tinggi maupun untuk rekrutmen karyawan di Indonesia, atau di negara-negara yang bukan berbahasa Inggris. 

TOEFL iBT dan TOEFL ITP sama-sama berlaku 2 tahun. Pada negara-negara tertentu, tidak semua tipe tes bisa diambil. Seperti di Indonesia, tes internet-based, yaitu tes TOEFL iBT bisa diambil. Tes paper-based, yaitu tes TOEFL ITP bisa diambil juga. Hanya 2 tes itu saja yang resmi dari ETS untuk Indonesia.  

Kalian bisa mengecek lokasi tes TOEFL Indonesia di sini.

Pembahasan mengenai TOEFL akan dilanjutkan ke artikel berikutnya, stay tune ^^

Tuesday, 23 April 2013

Bedanya TOEFL dengan IELTS


Dear sahabat maubeasiswa, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu syarat utama untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri. Untuk mengetahui tingkat kemampuan berbahasa Inggris seseorang, ada beberapa tes yang bisa dijalani. Dua di antaranya adalah Test of English as a Foreign Languange (TOEFL) dan International English Language Testing System (IELTS).  Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara TOEFL dan IELTS?

Beda Tujuan

TOEFL
Tujuan utama dari TOEFL adalah untuk menentukan kemampuan seseorang berbicara, membaca, memahami, dan menulis dengan cukup baik untuk mengikuti perkuliahan yang berbasis bahasa Inggris. Pertanyaan-pertanyaan, bahan bacaan, dan bahan mendengarkan, semua dirancang untuk masuk ke tingkat perguruan tinggi.

IELTS
Sementara, tujuan dari IELTS adalah untuk membuktikan Anda memiliki standar tertentu dalam bahasa Inggris. Program IELTS dirancang untuk mereka yang ingin bekerja atau melanjutkan studi di luar negeri. IELTS ini diakui oleh institusi pendidikan di Inggris, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Hongkong, Irlandia, Afrika Selatan, dan sejumlah badan profesional lainnya di seluruh dunia.

Beda Struktur

IELTS
Pendaftar yang mengambil tes IELTS biasanya diminta untuk melengkapi empat modul (berbicara, menulis, membaca, dan mendengarkan). Setelah itu, para pendaftar akan menerima sebuah berkas atau skor yang ditampilkan pada formulir laporan IELTS. Skor tertinggi bernilai 9, ini berarti orang tersebut benar-benar kompeten di semua bidang.

Tes mendengar dan berbicara sama pada kedua versi tes akademik dan ujian umum, tetapi untuk tes membaca dan menulis tidak. Ujian IELTS memakan waktu 2 jam 45 menit. Tes mendengarkan, membaca, dan menulis harus diselesaikan pada hari yang sama. Sedangkan tes berbicara membutuhkan waktu seminggu, sebelum atau setelah tes tertulis.

TOEFL
Sistem pendftaran TOEFL, biasanya dapat diambil secara online atau secara langsung di tempat yang telah ditentukan. Bila diambil secara online, pendaftar memiliki waktu empat jam untuk menyelesaikan tes membaca, mendengar, menulis, dan berbicara. Setiap tes memiliki batas waktu sendiri. Tes secara langsung serupa strukturnya dengan tes online, tetapi memiliki lebih banyak pada ujian tes tertulisnya dibandingkan dengan tes berbahasa. Keduanya serupa, hanya formatnya yang berbeda.

Versi internet, TOEFL memiliki skor tertinggi 120 dan terendah 0. Sedangkan versi tercetak (secara langsung) berkisar antara skor 310 dan 577 dengan poin berbeda tiap bagian, tetapi tidak termasuk bagian menulis pada nilai akhir.

Beda standar

Untuk mendaftar program sarjana, universitas di dunia umumnya mensyaratkan skor TOEFL iBT 79-80 atau sama dengan skor 550 paper based TOEFL. Sedangkan untuk program pasca sarjana (S2 dan S3), skor yang dibutuhkan mencapai 110-115 atau setara dengan 600-650 skor based paper TOEFL.

Sementara itu untuk skor IELTS, dibutuhkan band scale dalam rentang 6.0 - 6.5 untuk program sarjana dan band scale 7.0 - 7.5 bagi peminat program pascasarjana.

Cara terbaik untuk memutuskan mana tes yang akan diambil adalah dengan mencari tahu tes mana yang mereka inginkan untuk melamar masuk ke perusahaan atau sekolah masing-masing.

Selamat mencoba! 


sumber: kompas edukasi