Showing posts with label SMA. Show all posts
Showing posts with label SMA. Show all posts

Wednesday, 17 April 2013

Link Beasiswa SMA & Pertukaran Pemuda


Dear sahabat maubeasiswa, kali ini maubeasiswa ingin memberikan beberapa link-link beasiswa untuk SMA & Pelatihan/Pertukaran Pemuda dari dalam dan luar negeri yang rutin diadakan tiap tahunnya. Website-website ini bisa dikunjungi dan dilihat informasi lebih detailnya, yuk kila lihat ^^



BEASISWA PELATIHAN & PERTUKARAN PEMUDA

Nama Beasiswa Negara Link
AIYEP Australia www.aiyep.tcn.com.au
AusAID-SCA Australia http://ausaid.gov.au/australia-awards/Pages/default.aspx
ISS Belanda www.iss.nl/education/diploma_programmes/ pages/sca.aspx
CEU Budapest www.summer.ceu.hu
Bappenas(khusus PNS) Dalam negeri www.pusbindiklatren.bappenas.go.id/index.php
IATSS Jepang www.iatssforum.jp/english/index.html
JIIA Jepang www.jiia.or.jp/en/
Monbukagakusho Jepang www.id.emb-japan.go.jp/sch_tt.html
MSSE Rusia http://ces.hse.ru/en/summer_school
ISS Kazakhstan www.kimep.kz/international/about/iss/iss_opp/
Endeavour Awards Australia http://www.innovation.gov.au/InternationalEducation/EndeavourAwards/Pages/default.aspx

BEASISWA SMA

Nama Beasiswa Negara Link
ASEAN Scholarship Singapura www.moe.gov.sg/education/scholarships/asean/indonesia/
Sampoerna Dalam negeri www.sampoernafoundation.org
DataPrint Dalam negeri http://beasiswadataprint.com/



sumber: http://motivasibeasiswa.org 

Monday, 15 April 2013

Link Beasiswa S1 dalam dan luar negeri


Dear sahabat maubeasiswa, kali ini maubeasiswa ingin memberikan beberapa link-link beasiswa untuk S1 dari dalam dan luar negeri yang rutin diadakan tiap tahunnya. Website-website ini bisa dikunjungi dan dilihat informasi lebih detailnya, yuk kila lihat ^^


BEASISWA DIPLOMA & S1

Nama Beasiswa Negara Link
SNU Korea en.snu.ac.kr/apply/under/scholarships/internal
Monbukagakusho Jepang www.id.emb-japan.go.jp/sch_slta.html
Bidik Misi Dalam Negeri www.dikti.go.id
CIMB Niaga Luar Negeri http://www.cimbniaga.com/index.php?ch= gen_about&pg=gen_about_us&ac=49
CIMB Group Luar Negeri http://www.cimb.com/index.php?ch=g2_csr&pg=g2_csr_content&tpt=cimb_group&uc=1
Djarum Dalam negeri www.djarumbeasiswaplus.org
Etos Dalam negeri etos.or.id/beastudi-etos
GE Dalam negeri apply.scholarshipandmore.org
ITB untuk semua ITB www.itbuntuksemua.com/infopeminat
Paramadina univ. Paramadina paramadina.ac.id/index.php?option=com_content&view=category&layout=blog&id=74&Itemid=116&lang=en
PPA – BBM Dalam negeri www.dikti.go.id
Tanoto Dalam negeri www.tanotofoundation.org
DataPrint Dalam negeri http://beasiswadataprint.com/
ERASMUS MUNDUS Eropa http://eacea.ec.europa.eu/erasmus_mundus/index_en.php
Hankuk University Korea http://builder.hufs.ac.kr/goLink.jsp?url=http://builder.hufs.ac.kr/user/indexSub.action?codyMenuSeq=7653695&siteId=international2&menuType=T&uId=3&sortChar=ACA&menuFrame=left&linkUrl=3_5.html&mainFrame=right
AMS Belanda http://www.uva.nl/en/education/master-s/finance/scholarships-and-loans/amsterdam-merit-scholarship/amsterdam-merit-scholarship.html
OTSIP Belanda http://www.nesoindonesia.or.id/indonesian-students/informasi-dalam-bahasa/beasiswa/orange-tulip-scholarship/orange-tulip-scholarship
ICDF Taiwan http://www.icdf.org.tw/ct.asp?xItem=12505&CtNode=30316&mp=2
Bocconi Scholarships Italy http://www.unibocconi.eu/wps/wcm/connect/bocconi/sitopubblico_en/navigation+tree/home/services/student+assistance%2C+financial+aid+and+loans/finaid+download/2013+2014+ay?back=y
Utrecht Excellence Scholarships Belanda http://www.uu.nl/university/international-students/en/financialmatters/grantsandscholarships/Pages/utrechtexcellencescholarships.aspx?refer=/EN/informationfor/internationalstudents/financialmatters/grantsandscholarships/utrechtexcellencescholarships/Pages/default.aspx




sumber: http://motivasibeasiswa.org

Sunday, 14 April 2013

Perbedaan memilih jurusan di Indonesia dan di Amerika


Dear sahabat maubeasiswa, postingan kali ini akan memberikan review mengenai perbedaan penjurusan di Indonesia dengan Amerika yang dtitulis oleh Kevin Soedyatmiko pelajar MIT di Amerika yang juga pemenang medali emas IPhO (International Physics Olympiad) tahun 2012. Dari review ini bisa menjadi gambaran, mengapa-sih pendidikan Amerika bisa lebih maju? Apa yang kita harus lakukan supaya tidak ketinggalan? Yuk, kita lihat ^^



Bagi seorang siswa kelas 3 SMA, memilih jurusan atau fakultas sangat dilematis bak menentukan jalan hidup. Ada banyak pertimbangan tentunya dalam menentukan pilihan ini. Ada yang mengatakan “jurusan harus sesuai dengan hatimu”.  Yang lain mengatakan, “pilih jurusan yang menghasilkan uang”. Apapun rumusan yang ada di dalam pikiran seorang pra-mahasiswa, ada satu masalah yang amat penting. Pada umumnya, pra-mahasiswa ini tidak mempunyai cukup informasi untuk menentukan jurusan atau fakultas tersebut.  Di tulisan ini saya akan menjelaskan bagaimana proses aplikasi dan pendidikan di Amerika Serikat memungkinkan dan mengakomodasi mahasiswa untuk memilih jurusannya seinformed mungkin.


Perbedaan pemilihan jurusan di Amerika Serikat dan di Indonesia

Penerimaan mahasiswa di Indonesia, bukan hanya dibagi berdasarkan universitas, tetapi juga fakultas di universitas tertentu. Katakanlah ada mahasiswa bernama Anto, yang suka dan berprestasi Fisika di SMA. Namun, karena ketatnya persaingan, Anto hanya mendapatkan tempat di elektro ITB. Pertanyaannya, setelah diterima di jurusan elektro di ITB, apakah Anto bisa mengganti jurusan menjadi fisika di ITB? Apa yang harus dia lakukan jika ternyata setelah berkuliah 1 semester, dia merasa bahwa elektro bukan bagiannya?

Penerimaan mahasiswa di Amerika, terutama di level undergraduate, cenderung tidak mempedulikan jurusan. Satu – satunya pertanyaan essay admission yang berbau jurusan, adalah “seandainya kamu diterima, kamu mau ambil jurusan apa?”. Akan tetapi jawaban saya untuk pertanyaan ini tidak akan berpengaruh sama sekali terhadap jurusan apa yang harus saya ambil di MIT. Sekedar info, waktu itu saya jawab EECS (Electrical Engineering and Computer Science), salah satu jurusan paling populer di MIT.

Jadi, dalam proses ini, jika saya diterima di MIT, maka saya diterima di semua jurusan di MIT. Ya, semua jurusan, termasuk di antaranya elektro, fisika, bahkan ekonomi. Pertanyaan berikutnya adalah “apa seorang siswa yang diterima berdasarkan prestasi Fisikanya yang luar biasa di masa SMA, bisa belajar ekonomi atau mata ajaran lainnya yang asing buat dia?”

Salah satu alasan kuat yang mampu mendukung sistem penerimaan mahasiswa di sini, adalah di MIT (dan kebanyakan universitas Amerika lainnya) kurikulum sangat ditekankan dengan intuisi di belakang materi yang diajarkan. Di setiap kelas, terutama kelas tingkat 2 ke atas, siswa di tantang untuk berpikir “apa yang ada di dalam pikiran ilmuwan X saat menemukan rumusan Y”, bukan hanya “bagaimana rumusan Y dipakai untuk menyelesaikan masalah”. Mungkin ini terdengar abstrak, tetapi saya sendiri telah mengalaminya.

Di tahun kedua saya di MIT, saya memilih Management dan Economics sebagi jurusan saya. Awalnya saya berpikir akan sangat sulit bagi saya untuk belajar ekonomi atau finance, sesuatu yang asing buat saya selama ini. Akan tetapi, setelah saya mencoba, ternyata banyak sekali intuisi yang dipakai para ahli Ekonomi yang juga dipakai para Fisikawan. Ada suatu jalan pemikiran yang logis, yang ternyata, berlaku (bisa diaplikasikan) untuk hampir semua bidang yang ada.

Keuntungan sistem penerimaan dan penjurusan di Amerika Serikat

Ada tiga hal yang menurut saya membuat kebanyakan murid SMA kekurangan ‘informasi’ untuk dapat menentukan jurusan dengan bijak dan tepat.
  1. Pengaruh Lingkungan
    Banyak siswa yang memilih jurusan karena terpengaruh oleh lingkungan. Lingkungan di sini termasuk teman seangkatan, guru, ataupun orang tua. Saya sendiri, berkecimpung hampir 2 tahun di Tim Olimpiade Fisika Indonesia, menjadi terpengaruh untuk mengambil jurusan berbau sains atau engineering. Saya sewaktu itu sangat bingung akan apa yang sebenarnya saya sukai.
  2. Wawasan
    Anak SMA di Indonesia, pada umumnya, tidak terlalu terekspose terhadap dunia luar. Berapa banyak anak SMA yang memiliki gambaran apa sih yang dikerjakan para teknisi di perusahaan seperti Google, Microsoft, atau Facebook ? Atau juga, seperti apa sih kuliah grad school ? Atau juga, berapa banyak anak SMA yang pernah mendengar kata – kata Management Consulting atau Hedge Fund ? Tanpa wawasan yang luas, akan sangat sulit untuk menentukan suatu jurusan yang erat kaitannya dengan apa yang akan dilakukan 5 – 10 tahun mendatang. Dengan berkuliah setahun di MIT, saya mendapatkan wawasan yang jauh lebih banyak dibandingkan sewaktu saya lulus dari SMA.
  3. Kedewasaan
    Yang terakhir ini, tak dapat dipungkiri, bahwa kedewasaan seseorang bertambah seiringinya bertambahnya umur. Setahun setelah berkuliah di MIT, saya merasa jauh lebih dewasa dibandingkan sewaktu saya lulus dari SMA. Ini membuat saya lebih siap dalam menentukan jurusan yang saya pilih.

Karena alasan-alasan ini, sistem Amerika Serikat yang memberikan kesempatan siswa untuk mencoba dan belajar tentang banyak bidang sebelum menentukan memungkinkan mahasiswa menentukan jalan hidupnya dengan informasi yang akurat. Proses ini juga dijalankan di antara lingkungan yang kondusif, di antara murid-murid dan profesor-profesor yang tidak mendesak murid untuk terburu-buru menentukan pilihannya.


Disclaimer: walaupun kebanyakan universitas S1 di Amerika Serikat menganut filosofi ini, ada beberapa universitas yang mengharuskan siswa mendaftar ke jurusan tertentu. Misalnya, pendaftaran Carnegie Mellon ditujukan ke fakultas (misal: School of Computer Science). Pendaftaran transfer dari community college ke universitas juga umumnya per fakultas.


sumber: http://indonesiamengglobal.com/



Dari tulisan di atas, bisa menjadi gambaran kita mengapa pendidikan di Amerika bisa lebih maju dibandingkan  di Indonesia. "Memilih Jurusan" di Indonesia hampir seperti momok yang harus benar-benar harus dipilih dengan baik sekali agar tidak menyesal di kemudian hari. Namun, pilihan ini akan sulit bagi yang masih belum mengetahui apa yang menjadi tujuan dan jalan hidup ke depannya. Nah, bagi sahabat-sahabat maubeasiswa yang masih SMA maupun sudah kuliah, belum ada kata terlambat untuk belajar mendalami passion dan minat kalian. Banyak membaca buku akan sangat membantu, browsing-browsing internet tentang universitas dan jurusan-jurusan juga akan sangat membantu. Di zaman sekarang yang teknologi sudah canggih ini, informasi menjadi hal yang sangat penting dan banyak tersebar. Sekarang tinggal kita yang perlu "lebih" rajin dan gencar membaca! Salah satunya ikuti blog maubeasiswa dan baca terus artikel menariknya mengenai beasiswa dan edukasi. Ayo berjuang! Kejar Beasiswa dan raih cita-citamu!


Thursday, 11 April 2013

AYO! Kejar 50.000 Beasiswa S1 BIDIK MISI 2013 !


Dear Sahabat maubeasiswa, artikel kali ini akan membahas mengenai Beasiswa Bidik Misi yaitu Beasiswa dari Kemendikbud/ Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan bagi siswa SMA yang kurang mampu namun berprestasi untuk bisa kuliah di PTN / Perguruan Tinggi Negeri maupun PTS / Perguruan Tinggi Swasta (lebih diutamakan PTN).

Sekedar informasi, tahun 2013 ini, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) menargetkan 50.000 mahasiswa penerima beasiswa yaitu 47.000 untuk beasiswa PTN dan 3000 untuk beasiswa PTS.
 
Beasiswa Bidik Misi sendiri mulai diberikan mulai tahun 2012 lalu dan diberikan melalui seleksi yang lebih ketat dibandingkan dengan beasiswa unggulan lainnya. Hal ini karena beasiswa Bidik Misi tidak hanya diberikan kepada semua siswa kelas XII saja namun melalui seleksi khusus. Jika beasiswa lain diberikan setelah mengikuti seleksi tertentu, beasiswa ini lebih ditekankan pada calon mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Dengan demikian, tidak semua siswa kelas XII bisa mengajukan beasiswa Bidik Misi ini.


Sebelum proses seleksi berlangsung maka pihak sekolah membuat pendaftaran di di sini. Sekolah membuat pendaftaran dengan mengklik link Pendaftaran di atas laman ini, akan terbuka empat link, yaitu Masyarakat (sistem yang dikhususkan untuk masyarakat yang ingin melihat, melapor kegiatan Bidik Misi), Sekolah (membuat pendaftaran dan mengisi data), Siswa/Alumni (mengisi formulir dan beberapa data penting), serta Mahasiswa (hanya melakukan monitoring pendaftaran).



Pendaftaran Sekolah


Sekolah melakukan pendaftaran Bidik Misi tahun 2013 di sini Ada dua pilihan yang diajukan, yaitu Belum Terdaftar dan Sudah Terdaftar. Untuk sekolah yang belum terdaftar bisa mengklik link Belum Terdaftar, pada laman ini akan diberikan alternatif pemilihan, yaitu Pilihan Provinsi, Kabupaten/Kota dan Nama Sekolah. Setelah mendapatkan Nama Sekolah dan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) yang tertera maka bisa mengklik Masuk lalu mengganti Password agar bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. Untuk sekolah yang Sudah Terdaftar tinggal memasukkan NPSN dan Kode Akses.


Pada dasarnya pendaftaran sekolah pada Bidik Misi tidak jauh berbeda dengan pendaftaran sekolah pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Semua data yang diperlukan mulai nama sekolah, jenis, status akreditasi, identitas kepala sekolah juga wajid diisi. Namun ada hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu NPSN di PDSS harus sama dengan NPSN di Bidik Misi, jika tidak sama maka bisa diganti pada Ubah Data sebelah kanan atas laman ini. Hal ini tentu tidak boleh ada perbedaan NPSN sekolah karena antara PDSS dengan Bidik Misi saling berhubungan satu sama lain.


Setelah proses pendaftaran selesai maka hal berikutnya adalah mengisi nilai UNAS namun tidak wajib, lalu prestasi siswa di sekolah (juga tidak wajib), kemudian data siswa. Untuk tahun 2013 ini, pihak penyelenggara – dalam hal ini Bidik Misi di bawah Kementerian Pendidikan Nasional mewajibkan pengisian data siswa yang sudah lulus tahun 2012 dan siswa yang akan lulus tahun 2013. Pengisian data ini dilakukan bukan hanya untuk siswa yang berminat mengikuti Bidik Misi semata. Langkah terakhir adalah melakukan Finalisasi data siswa, sebelum mengklik Finalisasi disarankan agar semua siswa sudah tercantum namanya karena tidak bisa diinput lagi setelah selesai finalisasi.


Nama-nama siswa yang sudah tercatat dalam laman Bidik Misi berhak mendapatkan rekomendasi dari sekolah. Pihak sekolah memberikan rekomendasi kepada siswa dengan mengisi Jumlah Nilai dan Rangking pada Semester 4 dan 5.




Pengisian Data oleh Siswa


Siswa-siswa yang sudah diberikan rekomendasi oleh sekolah maka akan mendapatkan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses. Dengan Nomor Pendaftaran dan Kode Akses ini siswa bisa login  di sini . Siswa bisa mengisi biodata lengkap. Biodata yang perlu diisi meliputi biodata diri, data keluarga, keadaan ekonomi keluarga, rencana hidup pada saat kuliah dan terakhir upload data penting – ini yang tidak bisa ditinggal karena bisa menggagalkan kelulusan. Data penting tersebut antara lain Surat Keterangan Tidak Mampu, Foto Rumah Tampak Depan, Foto Ruang Keluarga, Foto Diri serta Foto Seluruh Anggota Keluarga.


Bagi siswa yang sudah menyelesaikan keseluruhan pengisian data ini berhak mengklik Pilih Seleksi dan memberikan tanda centrang pada beberapa pernyataan yang menyatakan persetujuan akan data yang telah diisi. Setelah mencentrang pernyataan tersebut barulah siswa bisa memilih proses seleksi, yaitu SNMPTN Undangan dan SNMPTN Mandiri (yang sudah dibuka saat ini). Jika SNMPTN Undangan pilihan PTN disesuaikan dengan data yang diisi di sini dan di sini, sedangkan SNMPTN Mandiri disesuaikan dengan PTN yang bersangkutan yang memberikan Bidik Misi.


Tidak jauh berbeda dengan SNMPTN, setelah proses pengisian biodata selesai maka tahap terakhir adalah dengan mencetak Kartu peserta Bidik Misi. Kartu ini bisa dicetak setelah semua proses selesai dilakukan.

Proses seleksi yang dianggap rumit ini bisa memberatkan sebagian sekolah yang belum begitu paham dengan sistem yang ditawarkan oleh Bidik Misi. Namun bukan tidak mungkin untuk dilakukan pendaftaran. Jika tahun ini tidak mendaftar mungkin bisa dilakukan tahun depan lagi. Kesempatan mendapatkan Bidik Misi sangat besar bagi siswa berprestasi dan terkendala dalam biaya. Bidik Misi memberikan beasiswa untuk siswa berdasarkan data yang telah diisi, termasuk termasuk foto-foto yang memberikan cerminan kelayakan mendapatkan beasiswa ini.
 Penerima beasiswa Bidik Misi memang berbeda tiap universitas, hal ini disesuaikan oleh Kementerian Pendidikan Nasional. Walaupun demikian, pihak sekolah tidak perlu berkecil hati untuk tidak merekomendasikan siswa yang benar-benar layak mendapatkan beasiswa yang diberikan sampai empat tahun masa kuliah ini.


Berikut informasi mengenai Beasiswa Bidik Misi 2013


Jadwal Penting Bidikmisi 2013

  • Pendaftaran Sekolah dalam program Bidikmisi 2013 dilaksanakan mulai tanggal 12 Desember 2012 s/d Agustus 2013
  • Pendaftaran Siswa dalam program Bidikmisi 2013 untuk SNMPTN PPA (d/h Undangan) direncanakan mulai tanggal 1 Januari 2013 s/d 11 Maret 2013
  • Pendaftaran Siswa dalam program Bidikmisi 2013 untuk SBMPTN direncanakan mulai tanggal 28 April 2013 s/d 2 Juni 2013
  • Pendaftaran untuk masing masing seleksi menunggu keputusan panitia.
Catatan : walaupun pendaftaran sekolah masih diberikan waktu cukup panjang, pastikan sekolah sudah mendaftar sebelum batas akhir pendaftaran siswa untuk masing masing seleksi.
Jadwal pelaksanaan SNMPTN adalah sebagai berikut:

Pengisian PDSS 17 Desember 2012 – 8 Februari 2013 dan selanjutnya diisikan secara berkala setiap akhir semester
Pendaftaran 1 Februari – 8 Maret 2013
Proses Seleksi 9 Maret – 27 Mei 2013
Pengumuman Hasil Seleksi 28 Mei 2013
Pendaftaran Ulang yang Lulus Seleksi 11-12 Juni 2013

 

Persyaratan Pendaftaran Program Bidikmisi

 

Persyaratan untuk mendaftar tahun 2013 adalah sebagai berikut:

1. Siswa SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2013;
2. Lulusan tahun 2012 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi;
3. Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun;
4. Tidak mampu secara ekonomi sebagai berikut:

  1. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali (suami istri) sebesar-besarnya Rp3.000.000,00 per bulan. Pendapatan yang dimaksud meliputi seluruh penghasilan yang diperoleh. Untuk pekerjaan non formal/informal pendapatan yang dimaksud adalah rata rata penghasilan per bulan dalam satu tahun terakhir.
  2. Pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga sebesar-besarnya Rp750.000,00 setiap bulannya;
5. Pendidikan orang tua/wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4.
6. Berpotensi akademik baik, yaitu direkomendasikan sekolah.
7. Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:

  1. Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
  2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);
  3. Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN atau
  4. PTS dengan pilihan seleksi masuk di 1 (satu) PTS.

Bagan Prosedur Pendaftaran Program Bidikmisi


 Dan selengkapnya bisa dibaca Pedoman Bidik Misi 2013 di sini

 

Sahabat maubeasiswa yang sebentar lagu lulus SMA, sayang sekali bila melewatkan kesempatan beasiswa Bidik Misi tahun ini yang kuotanya cukup besar yaitu 50.000 beasiswa. Perlu diingat bahwa beasiswa ini sendiri khusus bagi yang kurang mampu dan memenuhi persyaratan di atas ^^

Ayo! Ga ada lagi alasan tidak kuliah karena tidak ada biaya! Kalau mau berusaha pasti bisa! ayo kejar beasiswa Bidik Misi ini!! Berjuaang!!




Ditulis oleh: Lily
Sumber: 
http://bidikmisi.dikti.go.id
http://guraru.org/guru-berbagi/mengejar-beasiswa-bidik-misi/

Wednesday, 10 April 2013

Lulus SMA, Mau Kuliah Apa??


Dear sahabat maubeasiswa yang masih SMA, sudah tahu mau melanjutkan pendidikan di mana dan jurusan apa? Nah, pertanyaan ini pasti sering kalian dengar menjelang akhir SMA kelas 2 dan harus dijawab dengan baik saat SMA kelas 3, karena hal inilah yang akan menentukan pendidikan lanjutan dan masa depan karir kalian.

Pilihan ini pun tidak boleh salah, karena masa kuliah 4 tahun tidak boleh disia-siakan. Bila salah melangkah, kalian akan rugi banyak hal: usia, uang, semangat belajar, bahkan kalo kalian salah pilih jurusan dan ga lulus-lulus bertahun-tahun, kalian pasti mendapat malu ^^

Sedangkan bila pilihan kalian tepat, cepat dan menyenangkan, niscaya perjalanan pendidikan kalian 4 tahun ke depan selama S1 pasti lancar dan bisa menghasilkan hasil yang memuaskan. 

Selain itu, ada keuntungan lain bila kalian bisa menentukan jurusan dengan cepat dan tepat. Kalian bisa mendaftar universitas pilihan kalian di gelombang paling awal yang biayanya lebih murah dibanding gelombang akhir dan juga bila mengkuti beasiswa prestasi, kesempatan kalian untuk terpilih lebih besar bila mendaftar duluan!

Lalu, bagaimana cara menentukan pilihan yang cepat, tepat dan yang pastinya bermanfaat banyak bagi masa depan, ayuk kita simak tips-tipsnya:


1) Tentukan mimpi dan tujuanmu


Mimpi yang dimaksud adalah cita-cita atau keinginan kamu di masa depan. Apakah kamu ingin menjadi dokter? pengusaha? arsitek? karena dari sinilah bisa terlihat minat dan jurusan yang kamu bisa pilih. 

Selanjutnya adalah tujuan. Apa tujuan kamu setelah mimpimu tercapai? Misalnya, karena kamu pecinta binatang maka kamu ingin menjadi dokter yang bisa menyembuhkan segala penyakit hewan, atau misalnya pengusaha, kamu ingin menjadi pengusaha sukses melanjutkan usaha keluargamu di bidang tekstil, dll.

Tujuan akan memspesifikasi minat dan jurusan yang telah kamu pilih, ini juga bisa membantumu untuk memilih jurusan apa atau spesialisasi apa yang akan kamu ambil nantinya setelah S1.

Lalu, bagaimana yang masih bingung ingin menjadi apa, tujuan hidup apa dan minat apa?

Bila masih bingung, coba sisakan waktu untuk merenung dan menuliskan hal-hal dan kegiatan apa yang kamu paling suka. Buat daftar di kertas dan amati, misalnya:

Apa yang saya suka:
- drama Korea
- film
- komputer
- menggambar
- menulis cerita
- menyanyi

Buat daftar sedetil mungkin dan sebanyak mungkin tentang apa yang kamu sukai. Dari daftar yang saya buat di atas bisa dilihat apa yang saya sukai dan dicocokan dengan jurusan yang sesuai dengan kesukaan saya.

Yang paling menonjol adalah komputer, film, drama, menyanyi dan menulis cerita. Semua memiliki kemiripan dan bisa ditarik kesimpulan bahwa saya tertarik dengan dunia entertainment / kreasi dan jurusan Mass Communication/ Media massa lah yang cocok dengan kesukaan saya.

Sahabat beasiswa yang mencoba dan bingung jurusan apa yang sesuai bisa kami bantu, cukup komentar di bawah dan akan kami usahakan untuk menyarankan jurusan mana yang sesuai dengan minat anda.


 2) Cari informasi dan spesifikasi mengenai jurusan yang ingin diambil dan apa saja yang dipelajari.

 

Hal ini akan membantu kalian memperkirakan, apa saja sih yang akan kalian pelajari selama perkuliahan dan apa saja yang harus dipersiapkan agar selama kuliah nilai kalian bisa bagus dan stabil. Informasi mengenai jurusan juga akan membantu kalian untuk mengetahui, profesi apa yang bisa kalian lakukan setelah lulus kuliah.


3) Perguruan Tinggi Negeri? Swasta? Dalam Kota? Luar Kota?

 

Setelah jurusan, hal penting yang harus diperhatikan adalah Perguruan Tinggi atau universitas tujuan. Umumnya, Perguruan Tinggi Negeri-lah yang menjadi favorit dan setiap tahunnya, seluruh siswa SMA dari seluruh propinsi berjuang merebut kursi melalui tes SMPTN. Namun, persaingan yang ketat dan sulit kadang bisa menggeser tujuan universitas yang sesungguhnya.

Sebenarnya banyak pertimbangan dan tawaran-tawaran menarik selain kuliah di Perguruan Tinggi Negeri. Perguruan Tinggi Swasta pun sekarang lebih berkembang, menawarkan banyak program pendidikan seperti double-degree, international exchange atau akselerasi. Program-program ini bisa menjadi nilai lebih. Selain itu, sudah banyak perusahaan yang juga mau merektrut pegawai dari Perguruan Tinggi Swasta.

Penentuan Perguruan Tinggi sebaiknya berasal dari Perguruan Tinggi mana yang memiliki jurusan yang kalian pilih dan telah terakreditasi "A" oleh Kementrian Pendidikan. Ini akan menentukan kualitas dosen dan pembelajaran kamu selama kuliah. Belum tentu Perguruan Tinggi Negeri X memiliki semua jurusan yang terakreditasi A, siapa tahu Perguruan Tinggi lain yang khusus di jurusan yang kamu pilih lebih bagus.

Selanjutnya yang sering menjadi pertimbangan adalah lokasi Perguruan Tinggi. Sebaiknya disesuaikan dengan kondisi ekonomi, situasi lingkungan dan kemandirian diri kalian. Bila memang memungkin kan untuk berkuliah di luar daerah atau bahkan di luar negeri, kenapa tidak? Namun perlu diingat, konsekuensi dari pilihan tersebut. Yang pasti kuliah di luar daerah dan jauh dari orang tua akan lebih sulit dan melelahkan, namun kemandirian dan disiplin kalian akan lebih terlatih.

Dan yang paling penting adalah pergaulan selama kalian berada di luar daerah. Hindari pergaulan yang tidak baik dan fokus belajar, karena tujuan kalian di sana adalah untuk menuntut ilmu. Bukan berarti jadinya tidak gaul ya ^^; tetap bergaul, belajar, menikmati perkuliahan dengan cara positif!


4) Persiapkan pendaftaran tepat waktu dan cobalah jalur beasiswa bila Perguruan Tinggi tujuan membuka kesempatan beasiswa. 

 

Maksudnya pendaftaran tepat waktu adalah secepat mungkin setelah kamu telah menentukan tujuan. Biasanya Perguruan Tinggi telah membuka pendaftaran di akhir tahun atau semester 1 kelas 3 SMA. Semakin awal gelombang, biaya akan semakin murah dan juga kesempatan lebih besar, terutama bila kamu berprestasi (biasanya nilai semua pelajaran rata-rata di atas 8 ) bisa mendaftarkan beasiswa apabila Perguruan Tinggi yang kamu tuju menyediakan program beasiswa.


5) Persiapkan diri sebaik mungkin untuk Tes Seleksi Perguruan Tinggi

 

Hal ini sangat penting karena akan menentukan biaya awal masuk Perguruan Tinggi. Semakin bagus hasil tes maka biaya akan semakin murah. Kalian bisa menanyakan kepada senior-senior yang sudah berkuliah di tempat tujuan mengenai pengalaman mereka dalam tes seleksi.

Informasi tersebut akan sangat membantu pada saat tes seleksi, terutama saat tes interview. Kalian bisa memperkirakan pertanyaan apa yang akan ditanyakan dan menjawab dengan tenang sehingga hasil tes menjadi baik.


6) Setelah diterima, jangan lengah! UAN masih menanti!

 

Diterima di Perguruan Tinggi bukan berarti kalian telah selesai. Masih ada Ujian Nasional yang menanti di bulan April. Perjuangan menempuh UAN akan lebih sulit dan penting. Mengapa? Karena semuanya akan sia-sia bila kamu tidak lulus UAN. Perlu diingat bahwa kalian baru bisa berkuliah setelah lulus Ujian Nasional. Walupun ada Paket C sebagai "cadangan penyelamat" kalian pasti lebih "bangga" bila lulus Ujian Nasional murni dengan usaha sendiri dan dengan nilai terbaik. Maka dari itu terus belajar dan berlatih mengisi soal. Jangan pernah berpikir untuk mencontek karena kalian sendiri yang akan rugi ^^

Selain nilai menjadi tidak murni, kalian akan mendapat masalah bila ketahuan mencontek. Maka dari itu, sebaiknya persiapkan diri kalian sebaik mungkin!



Nah, 6 langkah di atas sebenarnya sangat umum dan mudah dilakukan. Nampaknya sederhana dan mungkin sepele, namun sebenarnya langkah tersebut sangatlah penting. Masa 4 tahun kuliah akan sangat berbeda dengan masa-masa sekolah kalian saat SMP, SMA karena kalian dituntut untuk mandiri, selain itu pelajaran pun akan lebih mendalam dan spesifik sesuai bidang. 

Saran maubeasiswa adalah jangan pernah menentukan kuliah di mana karena ikut-ikutan teman karena minat orang pasti berbeda. Apabila kalian tidak suka dengan jurusan yang kalian ambil, akibatnya akan fatal. Kalian akan sulit dalam mencerna pelajaran kuliah, bosan dan ujung-ujungnya menjadi malas dan kuliah terbengkalai. Sedangkan bila kalian menyukainya, walaupun perkuliahan sulit kalian pasti niat dan rajin menekuninya karena rasa penasaran terhadap hal yang kalian sukai akan tinggi dan berujung dengan prestasi tersendiri serta kepuasan dalam menjalankan perkuliahan.

Ayo! tunggu apa lagi? Mari persiapkan diri sebaik mungkin sekarang juga! Semangaat!!




Ditulis oleh: Lily