Showing posts with label K POP. Show all posts
Showing posts with label K POP. Show all posts

Monday, 15 April 2013

Kiat Belajar bahasa asing yang "minim" biaya


Dear sahabat maubeasiswa, artikel kali ini akan memberikan tips " Cara belajar Bahasa dengan Biaya Minim bahkan "GRATIS". Cara-cara di bawah ini bisa dilakukan dengan mudah dan yang pastinya sangat membantu bagi kalian yang mau mengambil beasiswa di luar negeri. Yuk kita lihat ^^


Di era global saat ini, kemampuan berbahasa asing menjadi sesuatu yang perlu dimiliki oleh para profesional muda. Banyak orang akhirnya menghabiskan uang mereka dengan membeli software dan buku teks untuk belajar bahasa asing dan mereka memang mencapai hasil yang menggembirakan.

Namun sebenarnya, tak perlu mahal lho untuk bisa memiliki kemampuan bahasa asing yang baik. Dengan budget yang minim, Anda bisa memperoleh alat pembelajaran bahasa asing dengan hasil maksimal pula.

Seperti ditayangkan oleh Telegraph, Anne Merritt, pengajar EFL di Korea Selatan, menyebut ada lima cara untuk membantu meningkatkan kemampuan berbahasa asing Anda. Jika tak benar-benar gratis, maka paling tidak sangat murah. Apa saja?

1. Koran online

Koran online berbahasa asing merupakan aset yang tak ternilai bagi siapa saja yang mau belajar. Koran selalu ter-update, berkaitan erat dengan budaya, dan dapat membantu orang-orang yang belajar dari level kemampuan mana pun.

Iklan pendek dan teks foto merupakan tantangan awal bagi para pemula, termasuk pula keterangan-keterangan gambar. Mereka yang kemampuannya sudah tergolong intermediate dapat memanfaatkan artikel-artikel berita. Sementara itu, para pembelajar kelas advance bisa membaca kolom dan editorial yang banyak berisi idiom, bahasa gaul, dan tulisan dengan gaya tertentu.

Mengikuti berita atau cerita bersambung selama beberapa hari atau minggu dapat membantu Anda mempelajari kosakata, kata, atau frase tertentu yang sering diulang.

2. Situs web komunitas belajar

Situs seperti Busuu dan Livemocha merupakan sumber yang baik untuk belajar bahasa asing secara komprehensif. Cara pembelajaran mendengar dan mengulang mungkin tidak selalu cocok dengan setiap orang yang mau belajar. Namun, satu sumber yang paling baik di situs-situs semacam ini adalah forum komunitasnya. Anda bisa terhubung dengan native speakers dari bahasa asing yang memang ingin dipelajari.

Komunitas semacam ini memang dirancang untuk chatting atau mengoreksi satu sama lain dalam menulis atau berbicara. Situs ini juga memiliki model pembelajaran seperti "online-dating" yang memungkinkan mereka yang mau belajar untuk terhubung dengan mudah.

3. Lirik lagu

Musik adalah kendaraan yang baik untuk mengingat bahasa asing. Pada faktanya, proses pembelajaran dapat terjadi begitu saja, seperti yang dialami oleh para pendengar lagu "Gangnam Style".

Banyak lagu dalam bahasa asing yang ingin kita pelajari memiliki nilai-nilai pembelajaran. Namun, lagu terbaik yang perlu dicari adalah lagu-lagu klasik, yang kira-kira satu zaman dengan "Fly Me to the Moon" atau "Yesterday". Lagu yang populer seperti ini cukup terkait dengan bahasa dan tema kehidupan sehari-hari. Video dengan lirik lagu juga bisa ditemukan dengan mudah di Youtube.

Untuk Anda yang belajar bahasa Italia, bisa belajar lagu "Volare (Nel Blu, Dipinto di Blu)", sementara Anda yang ingin belajar bahasa Jerman bisa mendengarkan lagu klasik "Lili Marleen". Manfaat lain dari lagu klasik adalah Anda dapat sering menemukan petunjuk untuk belajar dari lirik lagu secara online yang memang dirancang oleh para guru.

4. Kelompok diskusi bahasa

Apa ini? Untuk Anda yang tinggal di kota, kelompok ini dapat menjadi aset yang baik untuk mempraktikkan kemampuan berbicara Anda dan bertukar sumber pembelajaran dengan rekan lainnya. Komunitas ini melibatkan mereka yang belajar langsung dengan native speakers. Facebook dan Meetup.com misalnya.

Kemampuan berbicara adalah salah satu kemampuan berbahasa yang sering diabaikan ketika belajar sendiri. Namun, ini adalah kemampuan yang sangat penting. Pada saat Anda mempraktikkannya pada native speakers, dia bisa memberikan tips-tips penting mengenai pelafalan dan berbicara sehari-hari.

Bisa bersosialisasi menjadi bonus. Hubungan persahabatan menjadi motivator yang besar untuk pengembangan kemampuan berbahasa asing.

5. Podcasts
 Orang-orang yang belajar bahasa asing sendiri biasanya kurang bisa menangkap secara alami ketika belajar dengan menggunakan kaset atau CD rekaman. Podcasts menjadi salah satu solusinya karena dapat menjadi alat belajar yang mudah diakses.

Para pemula dapat menemukan podcasts secara spesifik langsung sesuai dengan bahasa yang ingin dipelajarinya, seperti "Coffee Break Spanish" atau "Talk Me in Korean". Sementara itu, mereka yang sudah di kelas advance bisa mengunduh podcasts sesuai bahasa yang sedang dipelajari dan juga sesuai dengan minat atau hobi mereka, misalnya "Inter’s La Marche de l’Histoire", podcast bahasa Perancis untuk mereka yang gemar dengan sejarah.




sumber: edukasi.kompas.com

Nah, cara-cara di atas bisa dilakukan dengan mudah setiap hari serta menyenangkan karena bisa sambil dinikmati. Misalnya kamu yang suka Korea, ga salah kan dengar lagu Korea sambil melihat arti liriknya atau berbicara dengan sesama yang ingin belajar bahasa di komunitas online. Nambah ilmu, pengalaman, dan juga teman, yang pastinya seru dan patut dicoba. Ayo berjuang! ^^


 

Monday, 8 April 2013

Belajar di Korea, mau?

Hi Sahabat maubeasiswa, mau tahu bagaimana sih kalau kita belajar di Korea? Yuk kita lihat pembahasan singkatnya ^^

Seiring dengan perkembangan Hallyu atau Korean Wave, saat ini Korea Selatan juga mulai mengenalkan pendidikan tingginya kepada dunia internasional. Kampus-kampus di Korea baik itu swasta maupun negeri mulai keluar dan membidik mahasiswa asing untuk belajar di Korea. Saat ini ada kurang lebih 200 perguruan tinggi di Korea Selatan yang menawarkan berbagai program kepada mahasiswa asing baik itu program belajar bahasa, S1, S2, maupun S3. Menurut data dari National Institute for International Education (NIIED) sampai tahun 2009 ada kurang lebih 78,050 mahasiswa asing yang belajar di Korea. Jumlahnya dari tahun ke tahun juga semakin meningkat. 

Saat ini diperkirakan ada kurang lebih 40,000 warga negara Indonesia yang tinggal di Korea. Mereka kebanyakan adalah para pekerja Indonesia. Sedangkan jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Korea kurang lebih 500 orang. Mereka tergabung dalam PERPIKA, Persatuan Pelajar Indonesia di Korea Selatan. Sebagian besar dari mereka tinggal dan belajar di kota-kota besar di Korea seperti Seoul, Busan, Incheon, Daegu, dan Daejeon. Jumlah mereka semakin tahun juga semakin meningkat.

Sistem pendidikan tinggi di Korea Selatan hampir sama dengan sistem pendidikan di Amerika yaitu perlu empat tahun untuk menyelesaikan S1, dua tahun S2, dan lima tahun S3. Namun ada beberapa sekolah yang mengabungkan S2 dan S3 sehingga mereka dapat selesai kuliah S2 dan S3 selama empat sampai lima tahun. Ada banyak cara untuk sekolah di Korea Selatan. Berikut adalah hal-hal yang perlu diperhatikan:

(1) Akademik

Korea mempunyai empat musim; semi, panas, gugur, dan dingin. Akademik di Korea dimulai pada  musim semi yaitu pada bulan Maret. Siswa-siswa SMA di Korea selesai ujian nasional pada bulan Desember sehingga tahun ajaran baru bagi mereka adalah pada musim semi. Namun demikian biasanya mereka juga membuka pendaftaran pada musim gugur yaitu pada awal bulan September. Hal ini bertujuan untuk mengakomodasi  mahasiswa asing yang biasanya selesai ujian nasional pada bulan Juni.

Semester Musim Semi : Maret – Juni (15-16 minggu)
Musim Panas: Juni – Agustus (3-6 minggu)
Catatan: tidak semua kampus punya kelas di musim panas.
Semester Musim Gugur : September – Desember (15-16 minggu)
Musim Dingin: Desember – Februari (3-6 minggu)
Catatan: tidak semua kampus punya kelas di musim dingin.
 
(2) Program

Kebanyakan perguruan tinggi di Korea masih mengunakan bahasa pengantar Bahasa Korea khususnya untuk jurusan S1. Siswa harus belajar bahasa Korea dan lulus ujian Bahasa Korea Test of Proficiency in Korean (TOPIK) minimal level 3 dari maksimal level 6. Biasanya perlu waktu satu tahun untuk belajar bahasa Korea dan lulus TOPIK 3. Namun demikian seiring dengan internasionalisasi banyak universitas yang menawarkan program internasional yaitu dengan mengunakan bahasa pengantar Bahasa Inggris. 

(3) Pembiayaan 

Ada banyak cara untuk kuliah di Korea baik itu melalui jalur beasiswa yang ditawarkan pemerintah Korea maupun universitas. Untuk program beasiswa dapat melihat ditautan ini: www.niied.go.kr. Sedangkan untuk beasiswa dari universitas harus langsung mendaftaran ke universitas. Bentuk beasiswa universitas ada berbagai macam: ada yang menawarkan 100% biaya kuliah dan hidup, ada yang biaya kuliah saja, dan sebagainya. 

(4) Kehidupan Mahasiswa 

Kebanyakan perguruan tinggi di Korea mempunyai asrama. Kebanyakan mahasiswa tinggal di asrama kampus. Biaya tinggal di asrama antara USD 100-300 per bulan. 

(5) Biaya Hidup 

Biaya hidup di Korea akan bergantung dari gaya hidup mahasiswa. Biasanya untuk sekali makan di Korea harganya sekitar USD 3-5. Sedangkan untuk makan di dalam kafetaria kampus harganya lebih murah sekitar USD 2.5-3.

(6) Internasionalisasi Pendidikan di Korea 

Sejalan dengan internasionalisasi pendidikan, ada beberapa sekolah yang benar-benar internasional. Maksudnya selain bahasa pengantarnya bahasa Inggris, mahasiswa dan dosennya juga berasalah dari berbagai negara. Salah satunya adalah SolBridge International School of Business yang berlokasi di Daejeon, Korea. SolBridge adalah satu sekolah bisnis yang unik karena:
- 100% bahasa pengantarnya Bahasa Inggris
- 80% siswanya bukan berasal dari Korea. Mereka berasal dari lebih 35 negara
- 80% dosennya juga bukan berasalah dari Korea 

Informasi lebih lanjut: www.solbridge.ac.kr